Kantor Mossack Fonseca di El Savador Digerebek

131

redaksi.co.id – Kantor Mossack Fonseca di El Savador Digerebek

Aparat Kejaksaan El Salvador menggerebek kantor cabang firma hukum Mossack Fonseca di San Salvador. Sejumlah dokumen dan perlengkapan disita. Jaksa Agung El Salvador Douglas Melendez memimpin langsung penggrebekan kantor Mossacak Fonseca.

Melalui Twitter ia menjelaskan penggrebekan dilakukan menyusul ada tanda kantor itu mau tutup. Para stafnya mengatakan perusahaan itu akan pindah.

Melendez dalam konferensi pers seperti dikutip dari Reuters, 9 April 2016 mengatakan sekitar 20 komputer, sejumlah dokumen disita. Sebanyak tujuh stafnya diperiksa, namun tak seorangpun ditahan.

“Saat ini saya tidak dapat menjelaskan tentang tindakan kejahatan, semua yang kami dapat katakan saat ini adalah pekerjaan kami,” ujarnya. Pemerintah, ujar Melendez, akan menganilisis semua informasi dan meneliti informasi keuangan, akuntan dan aspek hukumnya.

Kantor cabang Mossack Fonseca di El Salvador diduga berfungsi sebagai kantor pendukung perusahaan itu untuk melayani kliennya di seluruh dunia, seperti dilansir dari BBC.

Menurut media El Salvador, El Faro, sejumlah warga El Savador telah memanfaatkan Mossak Fonseca untuk membeli properti di negara itu tanpa mau mengungkapkan harga pembeliannya ke pejabat negara itu.

Sekitar 11,5 juta dokumen dari kantor Mossack Fonseca di Panama dibocorkan kepada jurnalis yang bekerja di surat kabar Jerman, Sueddeutsche Zeitung. Dokumen itu kemudian digodok oleh Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi.

Dalam dokumen yang kemudian disebut Panama Papers menunjukkan dugaan keterlibatan Mossack Fonseca membantu kliennya melakukan pencucian uang dan pengemplangan pajak. BBC | REUTERS | MARIA RITA

(red/atno/wi/anto/RDS)

loading...

Comments

comments!