Puluhan Proyek Pemeliharaan Jalan di Rembang, Diperiksa Kejati

Lespem : Kami Berharap Kejati Jateng Juga Selidiki Ratusan Miliar Dana Bansos REMBANG Redaksi.co.id -Selama dua pekan ini tim Kejaksaan tinggi Jawa Tengah masih terus melakukan pemeriksaan puluhan...

35 0

Lespem : Kami Berharap Kejati Jateng Juga Selidiki Ratusan Miliar Dana Bansos

 

REMBANG Redaksi.co.id –Selama dua pekan ini tim Kejaksaan tinggi Jawa Tengah masih terus melakukan pemeriksaan puluhan proyek fisik yang diduga terjadi penyimpangan di seluruh wilayah kabupaten Rembang.

Berdasarkasn pantauan wartawam Kamis (13 Maret 2015), tim dari kejaksaan dan tim ahli dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan pemeriksaan proyek pemeliharaan jalan dari dana alokasi khusus TA 2014 senilai 6,9 yang tersebar di tiga Kecamatan diantaranya Kec Kaliori, Sumber dan Kecamatan Sulang , tim kejaksaan siang itu langsung mengecek pembetonan jalan antar desa Banyudono dan Bogoharjo kecamatan Kaliori, sepanjang sekitar 1,5 Kilometer.

Dalam pemeriksaan itu tim dari Kejati menggandeng tim ahli menggunakan alat core drill beton atau alat bor untuk mengambil sampel beton.
Dari hasil pengambilan sampel pembetonan oleh tim ahli, diketahui ada sejumlah dugaan penyalahgunaan, salah satunya yakni material yang tak sesuai spec, dan juga masalah ketebalan cor yang tak merata.

Sumber dari Kejati yang enggan dibeberkan namanya, mengungkapkan, jika hasil dari pengecekan di lapangan tersebut masih akan diteliti oleh tim ahli agar diketahui secara pasti kualitas proyek apakah sesuai dengan RAB atau tidak.

Proyek digarap pada tahun 2014 dengan nilai sekitar Rp 6,9 miliar lebih. Selain di sini (Banyudono), nilai proyek sebesar Rp 6 miliar lebih ini juga satu paket dengan proyek di Kecamatan Sulang dan Sumber , ungkapnya.

Dari sumber ini pula diketahui jika selama hampir dua pekan di rembang Tim kajati yang dipimpin oleh Aspidsus Kejati Jateng, Joni Manurung dan didampingi Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rembang, Eko Yuristianto, telah memeriksa sedikitnya 11 proyek dari APBD dan APBN tahun 2013/2014 dengan nilai total sekitar Rp 60 miliar.

Kemungkinan target dua pekan di rembang masih belum cukup, kita masih butuh tambahan waktu lagi, sebab temuan di lapangan tak memungkinkan untuk dikerjakan setengah-setengah, terang salah satu tim dari Kejati yang enggan disebut namanya

Sementara saat disinggung terkait hasil pemeriksaan pihak Kajati Jateng terhadap pemanggilan sejumlah pejabat DPU Rembang pihaknya masih enggan membeberkan, karena kewenangan penyelidikan berada di Kajati Jateng.

Saya hanya bertugas mendampingi saja di lapangan, kami belum tau hasilnya, ungkapnya.

Sementara itu Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Rembang Bambang Wahyu Widodo mengaku sangat memberikan apresiasi atas kinerja Kejati Jateng dan Kejari Rembang yang menggandeng tim ahli dari Unes selama dua pekan melakukan pemeriksaan terhadpap puluhan proyel di Rembang.

“Selain melakukan pemeriksaan proyek proyek fisik tim Kejati yang turun juga meminta melakukan penyelidikan aliran dana bantuan sosial (Bansos) TA 2013 dengan total nilai 100 Milyar,” ungkap Pegiat Anti Korupsi Bambang Wahyu Widodo.(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!