Etape Final, Barcelona Mulai Kehabisan Bensin

redaksi.co.id - Etape Final, Barcelona Mulai Kehabisan Bensin Kutukan Anoeta berlanjut. Sebelumnya Barcelona tak pernah menang dalam lima kunjungan ke markas Real Sociedad di La Liga...

27 0

redaksi.co.id – Etape Final, Barcelona Mulai Kehabisan Bensin

Kutukan Anoeta berlanjut. Sebelumnya Barcelona tak pernah menang dalam lima kunjungan ke markas Real Sociedad di La Liga dan rekor buruk tersebut bertambah menyusul kekalahan akhir pekan lalu.

Lebihdari hasil, Blaugrana dan Lionel Messi kelihatan letih dan ini bisa berakibat petaka dengan musim mulai memasuki etape final.

Messi tampak lesu sejak kembali dari jeda internasional terbaru dan terlampau sering bermain ke tengah menghadapi La Real.

Sejatinya kontribusi sang superstar Argentina jauh lebih dibutuhkan di sayap, tetapi secara fisik ia tak mampu memberikan percikan inspirasi buat rekan-rekannya di tengah absensi Luis Suarez yang terkena suspensi. Di sisi sebaliknya, Neymar juga sama mengecewakannya.

Dalam laga yang sama musim lalu, entrenador Luis Enrique meninggalkan Messi di bangku cadangan menyusul argumen panas dalam latihan jelang pertandingan.

Kendati tiada konflik kali ini, hasilnya ternyata identik: tuan rumah mencetak gol dini dan bekerja keras untuk mematenkan kemenangan minimalis 1-0.

Secara tradisi lawatan ke Anoeta memang kerap datang di periode sulit bagi Barca. Namun, rekor terkini Azulgrana di San Sebastian tetap mencengangkan.

La Real menjadi satu-satunya klub yang sanggup menorehkan empat kemenangan konsekutif di kandang melawan Barcelona, sekaligus satu-satunya yang tidak pernah takluk dalam enam musim beruntun menjamu raksasa Catalan.

Sociedad cenderung meningkatkan level penampilan kala menerima kedatangan Barca dan intensitas mereka sangat menyulitkan sang lawan. Permukaan lapangan di Anoeta hanya menambah tingkat kesukaran Blaugrana, dengan rumput yang panjang dan tidak rata menghambat filosofi natural The Catalans yang mengandalkan operan pendek.

Meski demikian, itu bukan alasan atau pun penjelasan untuk performa buruk Barca pada Sabtu lalu. Permainan pasukan Enrique memang kalah bagus dari tim tuan rumah dan gawatnya, mereka kini telah menjatuhkan delapan dari sembilan poin yang tersedia dalam tiga partai La Liga terbaru.

Dengan enam jornada tersisa, Barca hanya terpisah tiga poin dari Atletico Madrid (yang menang 3-1 di markas Espanyol) dan empat atas Real Madrid (yang menumpas Eibar empat gol tanpa balas di Bernabeu).

Dengan rekor head-to-head superior atas kedua tim dan jadwal sisa yang di atas kertas relatif mudah, Barcelona selaku jawara musim lalu semestinya masih bisa mempertahankan mahkota mereka. Namun keletihan tetap menjadi faktor yang mengkhawatirkan, khususnya di Liga Champions.

Setelah ini Barca akan melawan Atletico pada second leg perempat-final di Vicente Calderon, Rabu (13/4) malam, dengan bekal keunggulan agregat sementara 2-1 dari pertemuan perdana di Camp Nou. Terlepas dari modal tersebut, pastinya Barca wajib berperforma jauh lebih baik ketimbang di Anoeta untuk mencapai semi-final Liga Champions.

Para pemain terluka dan mereka berantakan, tutur Enrique pasca pertandingan lalu. Tetapi tak ada permintaan maaf dan tak ada alasan. Sudah tiba waktunya untuk menunjukkan bahwa kami adalah tim terbaik di dunia. Untuk menunjukkan kebanggaan demi simbol di seragam kami.

Usai menyambangi Calderon, Barca akan kembali beraksi di kandang kontra Valencia pada lanjutan La Liga akhir pekan mendatang,kemudian bertemu Deportivo La Coruna (tandang), Sporting Gijon (kandang), Betis (tandang), Espanyol (kandang), dan terakhir Granada (tandang).

The Catalans juga akan terlibat bentrok dengan Sevilla di final Copa del Rey dan mungkin bermain tiga kali lagi di Eropa bila sukses menembus empat besar Rabu nanti.

“Tak ada margin untuk kesalahan, tegas Enrique.

Merujuk kepada hasil imbang di kandang Villarreal plus dua kekalahan dari Real Madrid dan Sociedad dalam tiga laga liga terakhir, sang bos menguraikan: Kami tak berada di level terbaik dalam beberapa pekan terakhir. Tetapi kami harus bangkit untuk Liga Champions dan laga melawan Valencia di Camp Nou.

Suarez terlilit skorsing Sabtu lalu dan itu memberinya waktu istirahat yang sangat diperlukannya. Sekarang Messi dan Neymar juga membutuhkan rehat.

Si mega bintang Argentina telah gagal mencetak gol dalam empat penampilan terakhir dan tim masih sangat bertumpu padanya, dalam hal kreasi maupun penyelesaian serangan.

Tahun lalu juga sempat merebak keraguan tentang kapasitas Barca sebelum mereka melejit untuk memborong treble, dengan Messi jadi inspirator tim menuju Berlin.

Kali ini Messi dkk. mesti membuktikan diri sekali lagi seiring keraguan yang kembali hinggap menyusul performa lesu di Anoeta. Duel Rabu lusa kontra Atleti akan krusial untuk laju Barcelona di etape terakhir menuju garis finis.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!