Tak Penuhi Panggilan Komisi A, Direktur PT RBSJ Malah Diajak Komisi B Kunker

 REMBANG Redaksi.co.id Alasan ketidak hadiran manajemen PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) untuk memberikan keterangan seputar pelabuhan Tanjung Bonang kepada Komisi A DPRD Kabupaten Rembang hingga saat...

40 0

 

REMBANG Redaksi.co.id Alasan ketidak hadiran manajemen PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) untuk memberikan keterangan seputar pelabuhan Tanjung Bonang kepada Komisi A DPRD Kabupaten Rembang hingga saat ini alasannya masih terus dipertayakan sejumlah pihak.

Berhembus kabar manajemen PT RBSJ yang tidak memenuhi panggilan Komisi A itu justru turut serta dalam kunjungan kerja Komisi B ke DPRD Lamongan dan sejumlah kantor perusahaan tambang di Jawa Timur baru baru ini. Dampak dari ke ikut sertaan Manajemen PT RBSJ Kunjungan Komisi B itu membuat kecewa sejumlah anggota dewan dari komisi yang lain.

Menanggapi adanya hal tersebut Ketua Komisi A DPRD Rembang Gatot Paeran saat dikonfirmasi Minggu (9 Maret 2015) menjelaskan, memang telah memanggil manajemen PT RBSJ namun pihak manajemen mengirimkan surat balasan berhalangan hadir dengan alasan ada tugas keluar daerah.

“Surat pemanggilan itu memang sebetulnya jauh – jauh hari kami layangkan ke PT RBSJ,” katanya.

Pemanggilan yang dilakukan itu bertujuan meminta keterangan dari manajemen PT RBSJ sebagai perusahaan daerah yang dipercaya untuk pembangunan awal pelabuhan Tanjung Bonang di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke untuk menjelaskan kondisi persoalan saling klaim sejumlah investor atas penanaman modal yang hingga saat ini belum selesai.

“Namun pihak PT RBSJ telah berjanji kepada kami memenuhi pemanggilan itu setelah dokumen dan data yang dibutuhkan lengkap,terangnya.

Saat disinggung apakah benar ada anggotanya yang merasa kecewa gara gara ke ikut sertaan Direktur PT RBSJ Prilistyo pada kunjungan kerja komisi B ke Jawa Timur, Gatot Paeran mengakui memang ada beberapa anggota dewan dari komisi A yang merasa kecewa

“Kalau saya ya masih berprasangka baik saja terhadap manajemen PT RBSJ,tandasnya.

Sementara itu sekretaris Komisi B Ali Ircham saat dihubungi menjelaskan, setelah melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke kantor perusahaan tambang PT Rembang Bangun Persada (RBP) dan Kantor PT ICCI di Surabaya, Ketua dan seluruh Anggota Komisi B melanjutkan kegiatan kunjungan kerja konsultasi dengan DPRD Lamongan membahas pelabuhan.

“Dan memang betul saat itu Direktur PT RBSJ dan beberapa pejabat dari dinas ESDM ikut konsultasi tentang pelabuhan yang ada di Lamongan. Kalau kami menilai keikut sertaan manajemen PT RBSJ itu tentunya hal yang wajar sebagai referensi untuk menata pelabuhan tanjung bonang Sluke ke depan,ungkapnya .(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!