Penyidik Polda: Pengadaan UPS di DKI Ada Indikasi Mark Up

JAKARTA Redaksi.co.id -Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyatakan adanya indikasi mark up dalam pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply) di DKI Jakarta. Dugaan...

61 0

JAKARTA

Redaksi.co.id -Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyatakan adanya indikasi mark up dalam pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply) di DKI Jakarta. Dugaan mark up itu berdasarkan temuan data dan dokumen terkait pengadaan UPS yang telah dikumpulkan dan diteliti oleh penyidik.

“Kita sudah temukan adanya indikasi mark up dalam pelelangan UPS ini sehingga merugikan negara,” ujar Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ajie Indra, Minggu (8/3/2015).

Namun berapa nilai mark up dalam pengadaan UPS ini, Ajie mengatakan hal itu sedang dimintakan kepada BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan).

“Kita minta BPKP untuk menghitungnya,” ucapnya.

Saat disinggung siapa yang bertanggung jawab dalam pengadaan yang merugikan negara ini, Ajie menjawab diplomatis.

“Banyak sisinya. Salah satunya bahwa pengadaan ini tidak sesuai kebutuhan dalam perencanaan, otuputnya tidak sesuai dengan harapan. Nanti kita kembangkan dalam penyidikan siapa-siapanya,” pungkasnya.

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!