Wanita Pemberani Ini Hidup di Kutub Utara Seorang Diri

redaksi.co.id - Wanita Pemberani Ini Hidup di Kutub Utara Seorang Diri Seorang wanita 52 tahun bernama Su Aikens, tinggal di sebuah hunian terpencil yang terletak di...

23 0

redaksi.co.id – Wanita Pemberani Ini Hidup di Kutub Utara Seorang Diri

Seorang wanita 52 tahun bernama Su Aikens, tinggal di sebuah hunian terpencil yang terletak di pinggir Alaska, Kavik River Camp.

Dikutip dari News.com.au, Senin (11/4/2016), tempat yang ia huni berjarak 24 km dari Samudra Arktik, 128 km dari jalanan terdekat, dan 804 km dari kota terbesar.

Sebelumnya, Aikens juga pernah tinggal di salah satu tempat paling terpencil yaitu di tengah-tengah Arktik.

Dalam menjalani kehidupannya, Aikens ditemani oleh beberapa rubah. Terkadang ia menerima wisatawan yang datang untuk menginap di kamp miliknya selama musim panas, dengan biaya $350 atau Rp 4,6 juta per malam.

Namun, wanita tersebut terkadang harus menghadapi keganasan alam liar seperti beruang, serigala, hingga suhu ekstrem yang dapat mencapai minus 42 derajat Celsius.

Delapan tahun lalu ia pernah diserang beruang hingga terluka cukup parah. “Aku harus menjahit bagian kepala, lengan, dan sebelumnyapinggulkupernah mencuat keluar karena dislokasi,” kenang Aikens.

Namun perjuangannya tak hanya sampai di situ, untuk mendapatkan pertolongan ia harus melakukan perjalanan selama 10 hari.

Sue Aikensadalah salah satu bintang dalam acara Life Below Zero di National Geographic. Para penggemaryang melihat pilihan gaya hidup Aikens menganggap bahwa wanita tersebut tak suka bersosialisasi.

Namun, itu dibantah Aikens karena ia mengaku gemar mengkases media sosial. Dalam satu kesempatan, para penggemarnya memiliki waktu untuk melakukan sesi tanya jawab dengannya.

Beberapa hal yang diungkap oleh Aikens kepada para penggemar adalah tentang makanan kesukaannya. Menurut wanita tangguh itu, ia menyukai Caribou– rusa besar yang terdapat di Amerika Utara — karena bersih dan memiliki rasa yang lezat.

Selain itu banyak orang yang penasaran dengan kehidupan cintaAiken dan menanyakan apakah ia berencana untuk memiliki pasangan.

“Aku terbuka dengan segala sesuatu yang diberikan hidup kepadaku, jadi hal tersebut bisa saja terjadi,” jawabnya.

“Siapa tahu jika aku akan menemukan seseorang yang kucintai… tak ada yang tahu, tapi kamu tak akan mengetahui jawabannya dengan hati tertutup,” ia menambahkan.

(red/ochman/rief/RA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!