6 Lagu Puitis untuk Merayu Pasangan

481

redaksi.co.id – 6 Lagu Puitis untuk Merayu Pasangan

Sebuah lagu akan terasa lebih indah didengarkan jika memiliki lirik-lirik yang puitis. Biasanya para pencipta lagu akan mengaplikasikan unsur-unsur majasuntuk memperindah liriknya.

Meski memiliki nilai tambah, nyatanya lagu-lagu yang memiliki lirik puitis terkadang memang agak sulit dipahami oleh orang-orang secara umum. Namun lagu tersebut bisa diterima, karena diiringi dengan aransemen musik yang sama indahnya dengan lirik lagunya.

Membuat sebuah lagu dengan lirik yang puitis tentu bukan hal yang mudah. Karena diperlukan pemikiran yang panjang agar tercipta sebuah lirik yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna. Karena itu, hal tersebut perlu diapresiasi.

Berikut ini adalah enam buah lagu yang memiliki lirik lagu puitis dalam satu dekade terakhir dan cocok untuk merayu pasangan. Anda setuju?

Lagu “Selimut Hati” merupakan single ke-12 dari album Republik Cinta yang dirilis pada 2006. Lagu ini memiliki lirik yang sangat puitis, dengan majas-majas yang terkandung di dalamnya.

Aku akan menjadi malam-malammu

Kan menjadi mimpi-mimpimu

Dan selimuti hatimu yang beku

Aku kan menjadi bintang-bintangmu

Kan selalu menyinarimu

Dan menghapus rasa rindumu yang pilu

Aku kan menjadi embun pagimu

Yang kan menyejukkan jiwamu

Dan kan membasuh hatimu yang layu

Sudah lama lagu-lagu Padi dikenal memiliki lirik yang puitis dengan makna yang dalam. Salah satunya adalah lagu “Aku Bisa Menjadi Kekasih” yang diproduksi pada 2007. Lagu ini masuk dalam album kelima Padi, Tak Hanya Diam.

Menerjemahkan isi hati

Mungkin lebih dengan berbicara

Bukankah jalannya hidup menjadi mudah

Bila kita saling bisa melengkapi

Memaafkan itu tak seberat memindah samudera

Tak ada yang paling sempurna

Kuserahkan padamu kepadamu

Letto memang dikenal sebagai band yang memiliki lagu-lagu dengan lirik yang berat atau penuh dengan kata-kata kiasan. Lagu-lagu Letto sendiri banyak diciptakan oleh sang vokalis, Noe, yang merupakan anak dari budayawan Emha Ainun Nadjib. Jadi, tak heran jikan nuansa sastranya begitu kental dalam lirik lagu yang ditulis Noe. Salah satunya Ruang Rindu.

Di daun yang ikut mengalir lembut

Terbawa sungai ke ujung mata

Dan aku mulai takut terbawa cinta

Menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan kusentuh dia

Terasa hangat oh di dalam hati

Kupegang erat dan kuhalangi waktu

Tak urung jua kulihatnya pergi

Roman Picisan diciptakan oleh musikus bertangan dingin Ahmad Dhanipada 2000. Karena kesuksesan lagunya, Roman Picisan pun akhirnya di-recycle dan dibawakan oleh grup naungan manajemennya, Dewi Dewi, pada 2008.

Tatap matamu bagai busur panah

Yang engkau lepaskan ke jantung hatiku

Meski kau simpan cintamu masih

Dekap nafasmu wangi hiasi suasana

Saat ku kecup manis bibirmu

Cintaku tak harus miliki dirimu

Meski perih mengiris di segala janji

Aku berdansa di ujung gelisah

Diiringi syahdu lembut lakumu

Kau sebar benih anggun jiwamu

Namun kau tiada menuai buah cintaku

Yang ada hanya sekuntum rindu

Lagu “Symphony yang Indah” dibawakan oleh Once pada 2010 secara solo. Lagu ini merupakan lagu lama dari penyanyi Bob Tutupoly yang menceritakan tentang sebuah syair yang indah. Karakter vokal Once mampu menciptakan keindahan tersendiri di lagu ini.

Alun sebuah symphony

Kata hati disadari

Merasuk sukma kalbuku

Dalam hati ada satu

Manis lembut bisikanmu

Merdu lirih suaramu

Bagai pelita hidupku

Berkilauan bintang malam

Semilir angin pun sejuk

Seakan hidup mendatang

Dapat ku tempuh denganmu

Setapak Sriwedari” merupakan single dari album dengan judul yang sama. Lagu ini rilis pada 2013 dan album fisiknya hanya dijual secara limited atau terbatas.

Suara hati kita bergema melantunkan nada-nada

Melagu tanpa berkata seperti syair tak beraksara

Lihat fajar merona memandangi kita

Seakan tahu cerita

Tentang semua rasa yang ingin kita bawa

Tanpa ada rahasia

(Ufa/Des)

(red/andhi/urhartanto/SN)

loading...

Comments

comments!