Ilmuwan: Bentuk Ternyata Menentukan Cita Rasa Cokelat

redaksi.co.id - Ilmuwan: Bentuk Ternyata Menentukan Cita Rasa Cokelat Bagaimanapun bentuknya, rasa cokelat semestinya tetap sama manisnya. Namun perubahan bentuk cokelat Dairy Milk dari kotak menjadi...

19 0

redaksi.co.id – Ilmuwan: Bentuk Ternyata Menentukan Cita Rasa Cokelat

Bagaimanapun bentuknya, rasa cokelat semestinya tetap sama manisnya. Namun perubahan bentuk cokelat Dairy Milk dari kotak menjadi melengkung pada bagian permukaannya ternyata dikritik beberapa pencinta cokelat di Inggris. Mereka mengatakan bentuk baru itu membuat rasa cokelat juga berubah. Dalam situs Mumsnet, ratusan orang tua mengklaim bentuk baru itu membuat cokelat “berminyak”, “terlalu manis” dan “membuat mual”.

Produsen cokelat tersebut, Cadbury, mengatakan resep cokelat itu sama sekali tidak berubah. “Bentuk baru ini pasti membantu meningkatkan pengalaman ‘meleleh di mulut’ dan umpan balik dari konsumen sangat positif,” kata Tony Bilsborough, juru bicara perusahaan itu.

Lantas benarkah perubahan bentuk bisa mengubah rasa cokelat? Para ilmuwan, chocolatiers, dan koki sepakat bahwa rasa penganan yang terbuat dari campuran cokelat, gula, dan susu itu juga ditentukan oleh bentuk. Hal itu terjadi karena bentuk menentukan seberapa cepat cokelat meleleh di mulut.

“Kecepatan cokelat lumer dari keras menjadi cair menentukan waktu pelepasan cita rasa,” kata Prof Barry C. Smith, direktur dan pendiri The Centre for the Study of the Senses, seperti dikutip dari BBC. “Dengan bentuk baru, cokelat mencair lebih cepat karena permukaan melengkungnya membuat pemanasan dalam mulut lebih cepat. Itu akan mengubah rasa.”

Penelitian ilmuwan di Nestle menyimpulkan bahwa bentuk akan mempengaruhi tekstur dan persepsi cita rasa. Bentuk bulat adalah salah satu yang terbaik dalam membuat makanan lebih cepat lumer dan halus. “Jika area permukaannya besar, pelepasan molekul makanan lebih cepat,” kata Prof Peter Barham, ahli ilmu makanan dan gastronomi molekuler di University of Bristol.

Bentuk melengkung cokelat yang disesuaikan dengan bentuk rongga mulut juga menjelaskan mengapa muncul klaim bahwa rasanya lebih “berminyak”. “Jika meleleh di mulut lebih cepat, minyak kakao dalam cokelat akan sampai ke indra pengecap lebih cepat,” kata chef Simon Rimmer. “Anda mungkin mendapatkan kesan berminyak dari itu.”

MUET | TELEGRAPH | BBC | AMRI MAHBUB

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!