Densus 88 Ringkus Lima Orang Terduga Jaringan ISIS

 JAKARTA Redaksi.co.id - Densus 88 Mabes Polri dan Satgas Khusus Polda Metro Jaya menangkap lima terduga jaringan ISIS di Indonesia dari empat lokasi, yaitu, Muhammad Fachri, Aprianul...

66 0

 

JAKARTA Redaksi.co.id – Densus 88 Mabes Polri dan Satgas Khusus Polda Metro Jaya menangkap lima terduga jaringan ISIS di Indonesia dari empat lokasi, yaitu, Muhammad Fachri, Aprianul Hendri, Amin Mude, Koswara dan Furqon. Penangkapan kelima tersangka itu dilakukan sejak Sabtu kemarin (21 Maret 2015).

Dari lokasi penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 unit laptop, satu unit hardisk, satu kamera pocket, 2 baju tentara ISIS, 3 buku tabungan, buku jihad dan dokumen proposal travel.

Mereka ditangkap di empat lokasi berbeda. Keempat lokasi itu adalah, Petukangan-Jakarta Selatan, Legenda Wisata-Kabupaten Bogor, Cisauk-Tangerang Selatan dan Tambun-Bekasi.

“Sejak kemarin kami melakukan penangkapan di berbagai tempat,” kata Kepala Bidang Intelijen Mabes Polri, Komisaris Besar Ibnu, Minggu (22 Maret 2015).

Menurut Kombes Ibnu, kelima orang tersangka ini memiliki peran dalam memberangkatkan puluhan warga negara Indonesia untuk berangkat ke Suriah dan Irak, bergabung dengan militan ISIS. Di antaranya adalah merekrut, mendanai, dan menfasilitasi keberangkatan WNI ke Suriah.

“Tersangka juga mengupload di websitenya yang memuat kebencian, permusuhan dan mengupload video anak-anak di bawah umur yang tersebar di media sosial,” ujarnya.

Dari keterangan para tersangka, mereka memiliki latar belakang pekerjaan sebagai pengusaha atau wiraswasta. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk mencari kelompok-kelompok lain yang mengirimkan WNI ke Suriah.

“Kami sampai saat ini masih melakukan pencarian tersangka lain dari kelompok yang sudah kita tangkap dari donatur dan orang-orang yang ada di kelompok yang kita tangkap ini,” kata Ibnu.

Densus 88 Mabes Polri telah menangkap lima terduga jaringan ISIS di Indonesia dari empat lokasi, yaitu, Muhammad Fachri, Aprianul Hendri, Amin Mude, Koswara dan Furqon.

Dari lokasi penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 unit laptop, satu unit hardisk, satu kamera pocket, 2 baju tentara ISIS, 3 buku tabungan, buku jihad dan dokumen proposal travel.

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!