Pajang 19 Foto Musuh, Ranieri Sempat Ajak Bicara Foto Mourinho

redaksi.co.id - Pajang 19 Foto Musuh, Ranieri Sempat Ajak Bicara Foto Mourinho Nama Claudio Ranierimeroket. Keberhasilan pelatih asal Italia itu mendongkrak prestasi Leicester City musim ini...

42 0

redaksi.co.id – Pajang 19 Foto Musuh, Ranieri Sempat Ajak Bicara Foto Mourinho

Nama Claudio Ranierimeroket. Keberhasilan pelatih asal Italia itu mendongkrak prestasi Leicester City musim ini membuat dongeng menjadi nyata. Trofi lambang supremasi sepak bola di Inggris sudah di depan mata TheFoxes. Mereka siap-siap menuliskan sejarah baru di kancah Premier League.

Ranieri, pelatih 63 tahun ini sempat terpuruk. Dua tahun lalu, mantan pemain AS Roma ini ditendang kampiun Piala Eropa 2004, Yunani lantaran tidak pernah memetik kemenangan.

Dalam 4 pertandingan, Ranierimenorehkan rapor tiga kali kalah dan sekali imbang. Yunani bahkan kalah dari Kepulauan Faroe. Tim yang terakhir kali menang di pertandingan kompetitif FIFApada 2011 lalu.

Wajar kalau keputusan Leicester menunjuknya sebagai manajer Leicestermenggantikan NigelPearsonmenuai reaksi negatif.

Mantan strikerLeicester, GaryLinekerterang-terangan menolak ide manajemen Leicester menunjuk Ranierisebagai pelatih baru The Foxes. Terlebih, bila mengurut prestasinya yang pas-pasan di negara asalnya, Italia.

Tidak ada prestasi menonojol yang dibuat Ranieri di kampung halaman. Tercatat, dia hanya sekali mengantarkan Fiorentina juara Serie B musim 1993-94.

Meski demikian,Ranieri tidak kehilangan job; dia sempat menukangi tim-tim besar. Juventus dan AS Roma pernah merasakan sentuhan Ranieri.

Masa suram Ranieri menjadi pelatih mungkin ketika dia dipecat Chelsea, 12 tahun lalu atau tepatnya 2004. Kerja sama yang terjalin bersama TheBluesyang terjalin selama 4 tahun harus berakhir. PosisiRanierikemudian digantikan rival utama, Jose Mourinho.

Kepada DailyMail, Ranieri membuka kisah lama bersama Chelsea. Tim Ibukota Inggris ini harus menyerahkan trofi juara kepada Arsenalyang tidak terkalahkan di musim 2003/04. Sejauh itu, tidak ada masalah.

Tapi, Ranierimengerti Roman Abramovich, pemilik baru Chelsea ingin mengubah banyak hal. Dia ingin merekrut SvenGoran Eriksson. Tapi batal.

Lantas, Roman Emperormengatakan, “OK Claudio, silahkan lanjutkan pekerjaan Anda,” ucap Ranierimenirukan pesan Abramovich.

“Tapi saya tahu, pekerjaan saya di Chelseaakan selesai.” Benar saja, Ranieriharus meninggalkan Chelsea”Didepak dari tim hal yang biasa terjadi.”

Julukan Thinkermanmerupakan sindiri dari media-media Inggris kalau Ranieriselalu kesulitan mencari komposisi pemain terbaik. Bila melakukan rotasi, keputusan Ranierimasih jauh dari harapan. Hal itu dianggap menjadi biang kegagalan Chelseamerebut trofi selama empat tahun ditangani Ranieri.

Terlepas dari rangkaian kegagalan di masa lalu, Ranierikini menjelma menjadi pelatih papan atas Inggris. Leicesterkini kokoh di puncak klasemen di sisa tujuh pekan lagi. Beragam motivasi didapat Ranieriuntuk mengangkat performa Leicester.

Salah satunya, memajang foto-foto 19 manajer Premier League, termasuk gambar sang rival, Mourinho. Deretan foto-foto manajer tersebut dipajang di ruang kerja Ranieridi KingPower Stadium.

Khusus Mourinho, Ranierimenatap foto tersebut dengan seksama dan berkata,”Jose Mourinhoorang pertama yang saya ajak bicara pertama kali (melalui foto tersebut). Saya mengucapkan, selamat datang lagi Claudio,” kata Ranieri. “Dia anak yang baik.”

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!