Lurah Cimuning Hentikan Kegiatan Pengurugan Tanah Merah

 BEKASI Redaksi.co.id – Menanggapi keluhan warganya terhadap kegiatan pengurugan tanah merah, Lurah Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi Usman Supiandi, akhirnya bersikap tegas.Selasa (24/03/2015), Usman Supiandi...

78 0

 

BEKASI Redaksi.co.id – Menanggapi keluhan warganya terhadap kegiatan pengurugan tanah merah, Lurah Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi Usman Supiandi, akhirnya bersikap tegas.

Selasa (24/03/2015), Usman Supiandi mendatangi lokasi pengurugan tanah merah yang membuat kemacetan lalu lintas di jalan itu dan menghentikan kegiatan pengurugan tanah merah yang sedang berlangsung.

Pengurgan itu berkaitan dengan aktivitas pembangunan ruko yang berlokasi di Jalan Raya Bantar Gebang – Setu RT 02/07, persis di depan Perumahan Bekasi Timur Regency Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Sejumlah warga mengeluhkan kegiatan pengurugan itu, karena menimbulkan kemacetan.

Mobil pengangkut tanah merah yang beraktivitas pada jam kerja ini sangat mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalan raya itu dan tanah merahnya pun tercecer di jalan raya.

Salah satu pengguna Jalan Habibi menyesalkan adanya pengusaha nakal yang tidak memperhatikan keindahan dan ketentraman bagi pengguna jalan dan warga masyarakat setempat.

Habibi juga berharap agar Pemerintah setempat memberikan teguran keras terhadap pemilik pengurugan tanah merah itu.

Lurah Cimuning Usman Supiandi juga. Menyatakan sangat kesal terhadap kelakuan pengusaha yang tidak menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan (K3) lingkungannya.

Usman juga menegaskan kepada pengusaha yang sedang melakukan kegiatan pembagunan ruko yang telah mengurug tanah merah agar mematuhi peraturan yang ada, dan jangan asal main kerja saja.

“Sehubungan dengan kegiatan pengurugan tanah merah ini, pengusaha yang sedang membangun harusnya mengikuti peraturan, jangan main selonong saja, jaga K3-nya,”bebernya.

Usman juga meminta kepada para pengusaha yang akan membangun di wilayah tempat tugasnya agar sebelum melakukan kegiatan pembangunan berkordinasi yang baik kepada pejabat setempat jangan seenaknya membangun tanpa melakukan kordinasi yang baik.

“Kalau teguran lisan saya masih tidak diindahkan juga, kami selaku kepala wilayah di Kelurahan Cimuning akan memberikan pemanggilan kepada pemilik pengurugan ini dan mengingatkan secara tertulis melalui surat teguran resmi,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Trantib Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) Ucok Maruli Basa saat dikonfirmasi terkait adanya urugan dan bangunan ruko yang tak berijin menegaskan pihaknya akan memberantas bangunan liar yang tak berijin di wilayahnya. (Pandi)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!