Persaingan 5 Aplikasi Live Streaming, Mana Paling Unggul?

redaksi.co.id - Persaingan 5 Aplikasi Live Streaming, Mana Paling Unggul? Facebook Live adalah pendatang baru dalam bisnis live streaming. Sebelumnya sudah ada YouTube, Periscope, Meerkat, dan...

100 0

redaksi.co.id – Persaingan 5 Aplikasi Live Streaming, Mana Paling Unggul?

Facebook Live adalah pendatang baru dalam bisnis live streaming. Sebelumnya sudah ada YouTube, Periscope, Meerkat, dan Zapstream. Apa saja keunggulan masing-masing aplikasi tersebut? Berikut ini perbandingannya.

Facebook Live

Diluncurkan pekan lalu di Amerika untuk aplikasi iOS dan Android, secara bertahap akan tersedia untuk kota lain. Untuk memulai live streaming, cukup menekan update status dan ikon Live Video yang mirip seorang pria dengan garis melingkar.

Sebelum menekan tombol Go live, pengguna dapat menambahkan deskripsi tentang apa yang akan terjadi serta memilih penonton untuk berbagi.

Setelah tayang, terlihat berapa banyak orang yang menonton, nama teman yang menonton, dan komentar secara real-time. Setelah live streaming, video akan tersimpan di timeline dan dapat memilih untuk ditonton orang lain atau menghapusnya.

Menemukan video live cukup mudah, karena akan muncul dalam News Feed. Menariknya, tak perlu mengunduh aplikasi terpisah untuk mulai menggunakannya. Cukup memperbarui status sebagai cara untuk mengakses fitur tersebut.

YouTube Live Streaming

Saat ini masih dalam versi beta dan hanya tersedia untuk komputer desktop. Untuk memulai, pengguna harus membuat akun live streaming YouTube, kemudian memverifikasi memakai nomor telepon. Setelah akun siap, tautan siaran akan muncul.

Terdapat pilihan untuk memulai streaming di YouTube, salah satunya menjadwalkan live streaming. Fitur ini dapat mengubah pengaturan privasi. Sementara itu, pilihan lain memungkinkan pengguna untuk menyimpan siaran dan mengulanginya secara manual atau menghentikan siaran.

YouTube Live Streaming memungkinkan penyiar untuk berinteraksi dengan audiens mereka serta menyesuaikan audio dan video, monetisasi acara dengan iklan, membuat sorotan, dan banyak lagi.

Periscope

Setelah mendaftar, menggunakan akun Twitter atau nomor ponsel, live streaming bisa langsung dilakukan. Pengguna kini dapat memasukkan judul siaran, menyeleksi penonton, membatasi chat atau cuitan live streaming, mengelola pengaturan lokasi, melalui tiga ikon di atas Start Broadcast.

Caranya, tekan Start Broadcast ketika memulai atau selesai siaran. Cukup geser layar ke bawah dan tekan Stop Broadcast. Kemudian terdapat menu pilihan untuk menyimpan video, berbagi dengan orang lain, atau menghapusnya.

Untuk melihat siaran langsung, tekan ikon TV atau dunia. Sentuh bagian mana saja pada layar maka gambar hati langsung terkirim atau bergabung dalam percakapan menggunakan komentar baru di bagian bawah layar. Siaran juga dapat dibagi dengan siapa pun. Periskop menambahkan dukungan untuk Apple TV, yang berarti video tersedia pada layar yang lebih besar.

Kelemahan Periscope tak bisa merekam video untuk ditonton kemudian hari. Namun, kelemahan ini sekaligus kelebihannya. Sebab, Periscope menyajikan apa yang sesungguhnya terjadi pada saat itu. Kelebihan lainnya, pengguna dapat memanfaatkan kamera belakang dan depan ponsel. Hanya perlu tap ganda pada layar saat Periscoping untuk mengubah kamera.

Meerkat

Setelah mengunduh aplikasi ini, buat akun menggunakan nomor ponsel. Kemudian terdapat pilihan untuk menghubungkan akun Facebook atau Twitter. Tentu cara ini lebih mudah untuk terhubung dengan orang yang Anda kenal.

Setiap kali pengguna melakukan siaran, link akan diunggah di Twitter. Terdapat dua tombol pada layar utama Meerkat, yaitu jadwal dan stream. Di atas tombol adalah kotak kosong di mana pengguna dapat menambahkan deskripsi dari apa yang terjadi.

Ketika memulai siaran, pengikut di Twitter akan diberi tahu bahwa siaran sedang berjalan. Setelah itu, akan terlihat siapa yang tampil, serta berinteraksi dengan pemirsa. Pada Juli 2015, Meerkat memperkenalkan Cameo, fitur yang memungkinkan penyiar untuk memilih pemirsa untuk menggantikannya selama 60 detik. Ini tentu membuat siaran lebih interaktif.

Setelah siaran selesai, ada pilihan untuk menghapus atau mengunduh video. Sayangnya, tak ada replay di Meerkat, tapi live streaming dapat di-tweeted ke pemirsa. Untuk fitur Jadwal, pengguna memiliki pilihan untuk menambahkan foto sampul dan mengatur waktu ketika siaran akan ditayangkan.

Zapstream

Untuk saat ini hanya tersedia bagi platform iOS. Setelah mengunduh aplikasi, buat akun memakai akun Facebook atau Twitter, atau masukkan nomor ponsel. Cukup menekan ikon Zap untuk memulai streaming. Geser ke kanan atau kiri untuk mengakses fitur editing yang dapat meregangkan atau merekatkan gambar siaran, serta filter gambar dan alat untuk mengubah nada suara.

Yang membuat aplikasi ini berbeda dengan aplikasi lainnya adalah setelah live streaming berakhir aplikasi secara otomatis menjahit bagian terbaik dari streaming untuk membuat video berdurasi 15 detik. Kemudian video dapat dibagi ke orang lain.

Hasil video dapat disiarkan melalui Twitter, Facebook, atau komunitas Zapstream serta mengikuti pengguna lain dan diberi tahu saat siaran ditayangkan.

SILICONANGLE | ERWIN Z

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!