18-4-1955: Isi Otak Albert Einstein Terungkap Setelah Meninggal

redaksi.co.id - 18-4-1955: Isi Otak Albert Einstein Terungkap Setelah Meninggal 18 April 1955, fisikawan Albert Einstein menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Princeton, New Jersey, Amerika...

31 0

redaksi.co.id – 18-4-1955: Isi Otak Albert Einstein Terungkap Setelah Meninggal

18 April 1955, fisikawan Albert Einstein menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Princeton, New Jersey, Amerika Serikat. Pencetus Teori Relativitas itu meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah dirawat selama tiga hari karena komplikasi penyakit.

Dalam tahun-tahun terakhir sebelum meninggal,Einsteinmengasingkan diri dan menghabiskan waktunya seorang diri di rumahnya, meski ketika itu ia masih tercatat sebagai Guru Besar diInstituteforAdvancedStudydiPrincetonUniversity.

Presiden Amerika Serikat kala itu,DwightEisenhowermenyatakan rasa duka citanya atas kepergian ilmuwan paling tenar abad itu.

“Tak ada ilmuwan lain yangkontribusinyabegitu besar sepertiEinstein. Kekuatan, kebijakan dan pengetahuannya sungguh patut diapresiasi,” ujar dia, seperti dimuatBBConThisDay.

Setelah meninggal, otakEinsteindiambil untuk diteliti oleh tim ilmuwan Kanada. Hasilnya begitu mencengangkan. Tim peneliti menyatakan otakEinsteinbegitu kuat di bidang matematika dan kapasitas otaknya lebih besar 15% dari kapasitas rata-rata manusia pada umumnya.

AlbertEinsteinlahir pada 14 Maret 1879, dari keluarga Yahudi yang tinggal diUlm,Wurttenburg, Jerman.Einsteindan keluarga kemudian pindah keMunich.Einsteinkecil mulai mengenyam pendidikannya diLuitpoldGymnasium,Munich.

Semasa belajar,Einsteinsampat dikeluarkan pihak sekolah karena dianggap melakukan hal aneh dan tidak wajar seperti anak-anak pada umumnya. Namun dia selalu juara di bidang Matematika.

Para tahun 1896,Einsteinmelanjutkan pendidikan diSwissFederalPolytechnicSchooluntil mendalami ilmu Pengajaran Matematika dan Fisika. Di saat yang bersamaan, ia juga bekerja sebagai asisten teknisi diSwissPatentOffice.

Selama bekerja di tempat tersebut,Einsteinmendapat pencerahan terkait fenomena alam yang ia amati, hingga menelurkan Teori Relativitas tentang kesetaraan energi dan massa benda, E=MC2 (kuadrat), pada tahun 1905.

Pada 1911, ia diangkat sebagai Profesor Fisika Teoritis di Praha, namun tak lama kemudian kembali lagi keZurich. Pada 1921, ia dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian.

Pada masa pemerintahanNazi,Einsteinyang merupakan seorang Yahudi memutuskan untuk menetap di Amerika Serikat, demi menghindari kejaran pasukanAdolfHitler.

Di tahun 1952,Einsteinpernah ditawari untuk menjadi Presiden Israel. Namun tawaran itu ia tolak, karena merasa dirinya terlalu naif di bidang politik.

Dia berkomentar, “Rumus fisika dan matematika lebih menarik buatku daripada politik dan menjadi presiden. Politik adalah kehidupan sekarang dan jangka pendek, sedangkan rumus adalah sesuatu yang abadi.”

Pada masa tuanya, keterkenalanEinsteinmelampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah,dan dalam bahasa populer, kataEinsteindianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius.Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruhdnia.AlbertEinstein, Tokoh Abad Ini (PersonoftheCentury)

Pada tahun 1999,Einsteindinamakan ‘Tokoh Abad In’ oleh majalahTIME.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!