Korupsi Pembangunan Ruang Kelas, Kasek MAN Ciparay Dituntut 1,5 Tahun Penjara

 BANDUNG Redaksi.co.id - Didakwa korupsi pembangunan tiga ruang kelas, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ciparay Kabupaten Bandung, Dede Abdul Bar, dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan...

59 0

 

BANDUNG Redaksi.co.id – Didakwa korupsi pembangunan tiga ruang kelas, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ciparay Kabupaten Bandung, Dede Abdul Bar, dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Terdakwa lainnya, yaitu Kodir direktur CV Bangun Karya Mandiri, kontraktor pada proyek bermasalah tersebut juga dituntut dengan hukuman yang sama. Akibat dari perbuatan kedua terdakwa, negara dirugikan sekitar Rp 244 juta.

Sebelum membacakan tuntutannya JPU menjelaskan bahwa keduanya bersalah karena telah bekerjasama melakukan perbuatan korupsi. Yaitu dengan cara mengerjakan proyek dengan cara pinjam bendera perusahaan. Namun yang mengerjakan bukanlah perusahaannya, melainkan kontraktor lainnya.

“Kodir mendapatkan fee 10 persen dari hasil pinjam bendera tersebut,” tutur JPU di ruang sidang III Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (25/3/2015).

Dalam perjalanannya pengerjaan proyek tersebut tak sesuai dengan perjanjian. Kontraktor bermain dalam proyek tersebut dengan menggunakan kayu dan genting bekas untuk membangun ruang kelas baru tersebut.

“Pengerjaan proyek hanya 37 persen,” katanya.

Meskipun pengerjaan proyek tak selesai namun kontraktor mendapatkan bayaran penuh selaiknya pekerjaan telah selesai 100 persen.

“Terdakwa telah menyalahgunakan kesempatan yang ada padanya untuk melakukan tindakan korupsi,” tutur JPU.

JPU pun meminta majelis hakim yang dipimpin Djoko Indiarto supaya dapat menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 6 bulan pada kedua terdakwa. “Meminta pada majelis hakim yang menangani perkara ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,” katanya.

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!