Penggalian Pasir Liar di Kaki Galunggung Makin Merajalela

 TASIKMALAYA Redaksi.co.id - Penggalian pasir liar di kaki Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat semakin tidak terkendali alias merajalela.Bahkan, penggalian pasir yang memakai alat-alat...

59 0

 

TASIKMALAYA Redaksi.co.id – Penggalian pasir liar di kaki Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat semakin tidak terkendali alias merajalela.

Bahkan, penggalian pasir yang memakai alat-alat berat tersebut kini sudah merambah ke wilayah pemukiman penduduk kampung Batubulu, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Ironisnya, penggalian pasir liar yang beroperasi 24 jam tersebut,seakan tidak bisa dihentikan pemerintah Daerah (Pemda) walaupun kondisinya sudah bisa dianggap merusak lingkungan.

Dari pantauan Redaksi.co.id, Kamis (26/03/2015) pengusaha penggalian pasir liar seakan tidak memperhatikan dampak lingkungan akibat penambangan yang tidak ada henti-hentinya. Bekas galian itu kini tidak lagi bisa ditanami, selain itu juga air yang mengalir ke kali Cikunir sudah tidak lagi bisa digunakan warga di hilir kali akibat kotor dan keruh.

Menurut salah seorang warga kampung Sibaju yang tidak mau ditulis identitasnya, sepengetahuannya tidak ada upaya tindakan pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya untuk memberhentikan penggalian pasir liar tersebut.

Hal ini mengakibatkan para penambang bebas merambah kemana-mana tanpa memperdulikan dampak rusaknya lingkungan.

“Gak tahu kenapa kok Bupati diam saja, padahal ini sudah masuk ke wilayah pemukiman penduduk,” katanya.

Ia berharap agar pemerintah pusat segera turun tangan meninjau lokasi penambangan pasir gunung Galunggung yang sudah sangat memprihatinkan, karena Pemda kabupaten Tasikmalaya sendiri tidak ada upaya memberhentikan para penambang tersebut.(acing)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!