Ilmuwan Deteksi 11 Miliar Planet Mirip Bumi, Ada Kehidupan?

redaksi.co.id - Ilmuwan Deteksi 11 Miliar Planet Mirip Bumi, Ada Kehidupan? Bumi ternyata bukanlah planet eksklusif. Ada miliaran planet lain yang memiliki ukuran dan kondisi mirip...

77 0

redaksi.co.id – Ilmuwan Deteksi 11 Miliar Planet Mirip Bumi, Ada Kehidupan?

Bumi ternyata bukanlah planet eksklusif. Ada miliaran planet lain yang memiliki ukuran dan kondisi mirip bumi.

Penelitian astronomi mengungkap fakta menarik. Seperti dilansir Telegraph, seperlima bintang mirip matahari di galaksi Bima Sakti diprediksi memiliki setidaknya satu planet mirip bumi. Planet mirip bumi ini tak sekadar menyerupai ukuran planet kita, tapi juga berada di zona layak huni, yang tidak terlalu panas tapi juga tidak terlalu dingin.

Menggunakan data Badan Antariksa Amerika (NASA), para astronom menghitung bahwa ada sedikitnya 8,8 miliar bintang dengan planet seukuran bumi pada zona temperatur layak huni di galaksi kita saja. Padahal masih ada miliaran galaksi lain di alam semesta. Studi itu dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Science.

Ilmuwan menghitung bahwa persentase bintang mirip matahari yang punya planet seperti bumi mencapai 22 persen. Hal itu diperoleh dari teleskop Kepler NASA yang selama empat tahun terakhir telah mempelajari 150 ribu bintang yang dikelilingi planet mirip bumi.

Ilmuwan Kepler, Natalie Batalha, mengatakan masih banyak data yang harus dipelajari sebelum jumlah itu dianggap sebagai angka final. Ada sekitar 200 miliar bintang di galaksi kita, 40-50 miliar di antaranya mirip matahari.

“Itu berarti ada setidaknya sebelas miliar planet mirip bumi,” ucap Geoffrey Marcy dari University of California.

Bahkan salah satu planet mirip bumi mengorbit sebuah bintang yang hanya berjarak 12 tahun cahaya dan dapat dilihat dengan mata telanjang dari bumi. Planet ini memiliki suhu yang cocok untuk mendukung kehidupan.

Menurut Marcy, tujuan utama misi Kepler adalah menemukan fraksi bintang yang memiliki planet seukuran bumi dan bersuhu hangat, sehingga tidak membuat air membeku ataupun menguap. “Karena air merupakan prasyarat untuk kehidupan,” ujarnya.

TELEGRAPH | PROCEEDINGS OF THE NATIONAL ACADEMY OF SCIENCES | AMRI MAHBUB

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!