Gara-gara Isu Begal, Warga Kab Tasikmalaya Kini Takut Keluar di Malam Hari

 TASIKMALAYA Redaksi.co.id - Sejumlah masyarakat terutama para pengendara roda yang biasa bepergian pada malam hari kini mulai resah dan was-was dengan adanya pembegalan di beberapa...

43 0

 

TASIKMALAYA Redaksi.co.id – Sejumlah masyarakat terutama para pengendara roda yang biasa bepergian pada malam hari kini mulai resah dan was-was dengan adanya pembegalan di beberapa daerah lain.

Dari pantauan Redaksi.co.id, pada 20.00, di ruas jalan Singaparna hingga menuju pusat Kota Tasikmalaya sudah nampak sepi. Bahkan sejumlah pengendara yang melintas sangat jarang ketika memasuki pukul 21.00 wib.

Rasa was-was sejumlah warga di kabupaten Tasikmalaya bukan hanya dirasakan para pengguna jalan saja,namun sejumlah pedagang yang menggelar dagangannya pun kini ikut-ikutan dengan membatasi waktu jualannya dan mentutup usahanya pada pukul 20.00 wib. Alhasil jalur Singaparna – Kota Tasikmalaya bak kota mati apabila kita melintasi jalur tersebut di malam hari.

Menurut Roni (35) yang kesehriannya bekerja mengojeg kepada Redaksi.co.id, Kamis (26/03/2015), dirinya takut apabila mengantarkan penumpang pada malam hari.

“Sekarang kalau ngantar penumpang jadi takut gara-gara di kota lain sering terjadi pembegalan,” katanya.

Rasa ketakutan sejumlah warga di kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya memang cukup bisa dipahami, apalagi di wilayah ini juga jarang kelihatan adanya aparat kepolisian berpatroli. Selain itu di daerah ini juga minim lampu penerangan jalan umum (LPJU).

“Kami memang jarang melihat mobil polisi berpatroli di daerah sini” ujar seorang warga yang tinggal di Sigaparna. (Acing)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!