Pulang dari Eropa, Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Baru

redaksi.co.id - Pulang dari Eropa, Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Baru Pemerintah akan segera mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XII sebagai kelanjutan dari upaya pemerintah dalam deregulasi ekonomi...

35 0

redaksi.co.id – Pulang dari Eropa, Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Baru

Pemerintah akan segera mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XII sebagai kelanjutan dari upaya pemerintah dalam deregulasi ekonomi di Indonesia. “Pulang dari Eropa kita akan keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi XII,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di London di sela kunjungan Presiden Jokowi ke Kerajaan Inggris, Selasa.

Darmin menyebutkan dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan para pebisnis, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah Indonesia menekankan tiga hal yaitu percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi struktural atau deregulasi dan peningkatan kualitas SDM. “Dalam rangka reformasi struktural atau deregulasi inilah, pulang dari Eropa kita akan keluarkan paket ke-12,” kata Darmin.

Sementara itu Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Eropa pada 17 hingga 23 April 2016. Sebelumnya pemerintah pada 29 Maret 2016 mengumumkan Kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor.

“Bunga KUR untuk UMKM berorientasi ekspor ini tetap sama yaitu sembilan persen,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution ketika mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XI bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan Jakarta. Latar belakang dikeluarkannya kebijakan KUR Berorientasi Ekspor (KURBE) adalah UMKM memiliki potensi dan keunggulan kreativitas dalam menghasilkan produk-produk ekspor yang juga merupakan upaya untuk penganekaragaman produk ekspor Indonesia.

Upaya untuk mengekspor produk UMKM masih terkendala, terutama masalah pembiayaan, serta masalah dalam kapasitas UMKM yang menyangkut Sumber Daya Manusia, pemasaran, dan pemenuhan standar perdagangan internasional yang ketat. Tujuan dan Manfaat kebijakan itu untuk memberikan stimulus kepada UMKM untuk meningkatkan ekspor nasional, meningkatkan daya saing produk ekspor UMKM berbasis kerakyatan, meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk ekspor.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!