Temui Pedagang Pasar, Bupati Ini Marah-Marah Sambil Gebrak Meja

redaksi.co.id - Temui Pedagang Pasar, Bupati Ini Marah-Marah Sambil Gebrak Meja Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra sempat emosi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pedagang pasar...

48 0

redaksi.co.id – Temui Pedagang Pasar, Bupati Ini Marah-Marah Sambil Gebrak Meja

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra sempat emosi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pedagang pasar Sumber di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (21/4). Pertemuan itupun mengalami kebuntuan.

Hal itu terjadi saat ribuan pedagang pasar Sumber yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Sumber (IPPS) menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Cirebon.

Setelah berorasi sekitar 1,5 jam, sejumlah perwakilan pedagang akhirnya diterima masuk dan ditemui langsung Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra.

Dalam pertemuan tersebut, terjadi perdebatan di antara perwakilan pedagang dan bupati hingga suasana menjadi memanas. Bahkan, bupati sempat emosi dan menggebrak meja.

Akhirnya, pertemuan tersebut dihentikan sehingga belum ada keputusan pasti apakah pasar Sumber akan direvitalisasi atau direlokasi. Namun, sebelum pertemuan dihentikan, bupati sempat mengajukan opsi untuk membentuk tim guna menguji kelayakan pembangunan pasar Sumber, apakah di pasar lama atau di lokasi baru.

Sementara itu, di luar kantor bupati, ribuan massa yang semula menunggu dengan sabar juga mulai memanas. Mereka bahkan menduduki pagar kantor bupati Cirebon. Namun, situasi tetap dapat dikendalikan.

Ketua IPPS, Ridwan, menegaskan, sikap para pedagang yang menolak relokasi dan hanya menginginkan revitaliasi merupakan keinginan yang murni. Pasalnya, relokasi pasar akan membuat perekonomian mereka menjadi hancur.

Ridwan menambahkan, DPRD Kabupaten Cirebon pun telah mengeluarkan surat rekomendasi. Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mustofa tersebut, pasar Sumber direkomendasikan untuk direvitalisasi, dan bukan relokasi.

”Kami minta bupati menghormati dan melaksanakan rekomendasi itu, dan dewan harus ajukan hak interpelasi pada bupati,” tandas Ridwan.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!