Tangkal ISIS Orang Tua Wajib Lakukan Waskat

REMBANG Redaksi.co.id – Lembaga pembelajaran agama Islam baik secara formal maupun non formal wajib membangkitkan rasa nasionalisme kepada anak didik. Termasuk pula harus menanamkan semangat juang untuk...

8 0

REMBANG Redaksi.co.id – Lembaga pembelajaran agama Islam baik secara formal maupun non formal wajib membangkitkan rasa nasionalisme kepada anak didik. Termasuk pula harus menanamkan semangat juang untuk menjaga keutuhan NKRI.

Hal tersebut sebagai upaya menangkal anak didik terbujuk mengikuti gerakan radikal berlabel keagamaan bertujuan terorisme baik yang muncul dari dalam negeri atau dihembuskan dari luar negeri.

Demikian disampaikan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H Athoillah saat ditemui, baru-baru ini.

Pasalnya, katanya lagi, mereka mengatas namakan agama sebagai dasar dalam perjuangan dan hal ini justru berlawanan dengan Islam yang mengajarkan umatnya untuk bersikap kasih sayang.

Lebih lanjut Athoillah menerangkan, bahwa dalam upaya mencegah dan membentengi masuknya gerakan teror di kalangan lembaga pembelajaran yang berada di bawah naungan institusinya diwujudkan dengan dikeluarkannya kebijakan ditujukan pondok pesantren dan madrasah untuk melakukan pemutihan ijin operasional yang didalamnya tercantum mengajarkan nasionalisme dalam pembelajaran.

Adapun upaya lain yang dilakukan yakni menyiapkan buletin bahan materi kotbah Sholat Jumat dan dalam pengajian umum maupun rutin di kampung-kampung berisi peringatan dan ajakan agar menghindari bergabung dengan ISIS yang kini sedang menjadi ancaman tersendiri di negara yang mayoritas warganya beragama Islam.

Disinggung keberadaan pelajar dan mahasiswa serta santri yang menuntut ilmu jauh dari kediaman supaya tak mudah terbujuk masuk dan menjadi pendukung gerakan radikal, Athoillah sampaikan dalam hal ini orang tua wajib mengambil peran untuk melakukan pengawasan melekat (waskat).

Jika memungkinkan putra/putrinya diminta rutin pulang minimal sebulan sekali, namun bila lantaran tengah sibuk dan tak bisa pulang maka orang tuanyalah yang wajib menyambangi ke pemondokannya.

Athoillah menambahkan, sisi pengawasan melekat dari orang tua merupakan komponen penting dalam menjaga dan melindungi putra/putrinya terhindar terlibat gerakan radikal.

Jalinan komunikasi antara dua pihak sangat penting untuk semua aktivitas diluar lembaga pendidikan guna mengetahui lingkup pergaulannya supaya tak salah memilih teman atau kelompok yang dapat memberikan pengaruh negatif dalam kehidupannya.(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!