Gazza dan Cerita Gagal Tobat dari Alkohol

redaksi.co.id - Gazza dan Cerita Gagal Tobat dari Alkohol Pemain legenda Times Inggris, PaulGascoignemulai was-was hidupnya bakal berakhir seperti George Best. Pemain mendiang Manchester United (MU)...

26 0

redaksi.co.id – Gazza dan Cerita Gagal Tobat dari Alkohol

Pemain legenda Times Inggris, PaulGascoignemulai was-was hidupnya bakal berakhir seperti George Best. Pemain mendiang Manchester United (MU) itu harus meregang nyawa karena kecanduan alkohol. Sayang, usaha Gascoigneuntuk

Setali tiga uang dengan Best, Gascoigne ketergantungan minuman keras. Dia keluar masuk Rumah Sakit dan panti rehabilitasi untuk mengobati ketergantungan terhadap alkohol sejak 1998.

Efek sampingnya, banyak kasus kriminal yang melibatkan mantan pemain Tottenham Hotspur dan Newcastle United. Mulai dari kasus pemukulan hingga ngebut di jalan raya karena pengaruh alkohol.

Kendati demikian, pemain yang akrab dengan panggilan Gazza ini kapok. Orang-orang disekeliling Gascoigne takut alkohol akhirnya benar-benar merenggut nyawa Gazza.

Dalam sebuah program televisi di Inggris, Gascoigne mengaku mendapat pesan menakutkan. “Gazza–apakah Anda sudah meninggal?”

Mendapat pesan tersebut, Gascoigne mulai tergerak untuk lepas dari cengkraman minuman keras.”Saya tidak akan seperti GeorgeBest. Dia tidak bisa berhenti (minum alkohol), sedangkan saya bisa,” janji Gascoigne.

Dia percaya bisa lepas dari jerat alkohol karena masih bisa mengendalikan diri.”Saya memiliki sisi personalyang bagus. Tahun lalu, ketika saya kambuh, saya tidak menyalahkan orang-orang disekitarsaya.”

“Saya menyalahkan diri sendiri dan saya tidak suka kalau saya melakukannya.”

Sebelumnya, dia pernah berusaha tobat dari alkohol. Tapi upayanya masih gagal. Satu tahun lalu, Gascoignesempat terlibat kekerasan, ketika itu sang pemain sambil memegang botol gin. BomberTheThreeLionsdi era 1988 hingga 1998 ini harus kembali berurusan dengan Polisi.

Gascoigne mengakui proses rehabilitasi tidak berjalan optimal. Gascoignemasih kerap meminum bir untuk mengobati rindu dengan alkohol. “Bila saya minum bir, bisa berbulan-bulan. Ketika saya memiliki obsesi untuk terus meminumnya, .”

“Saya pikir, ketika minum, saya akan mendapatkan jalan keluar untuk sembuh dan kemudian saya lupa untuk benar-benar meninggalkan alkohol.”

“Terkadang, timbul perasaan malu dalam diri Gascoignekarena sulit melepaskan diri dari alkohol. Padahal, banyak orang-orang yang selalu mendungkungnya.”Terlebih, banyak juga orang-orang yang kurang beruntung dibanding saya.”

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!