Truk Berisi 22 Penumpang Terguling di Rembang

 REMBANG Redaksi.co.id -Sebuah kendaraan truk colt diesel pengangkut puluhan wanita pekerja pabrik pengolahan ikan PT Holimina dan PT Bintang Karya Laut dengan nomor polisi K-1358-ND terguling di...

33 0

 

REMBANG Redaksi.co.id –Sebuah kendaraan truk colt diesel pengangkut puluhan wanita pekerja pabrik pengolahan ikan PT Holimina dan PT Bintang Karya Laut dengan nomor polisi K-1358-ND terguling di jalan pantura turut tanah Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke Sabtu (4 April 2015) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun buruh pabrik yang semuanya asal Desa Bendo pagi itu berangkat kerja dengan menggunakan truk engkel yang dikemudikan oleh Ipung Andrianto (19) warga RT 2 RW 1 Desa Bendo, Kecamatan Sluke.

Namun nahas, saat sampai tkp truk yang sarat penumpang itu terguling setelah menghindari pengendara sepeda motor yang menyeberang jalan.

Solikhatun (42) tahun warga Desa Bendo, Kecamatan Sluke, salah satu penumpang truk menuturkan, pagi itu seperti biasa ia bersama puluhan rekan rekannya berangkat kerja menggunakan truk. Truk melaju dari arah barat saat mendekati pabrik tiba tiba ada sepeda motor keluar dari gang langsung menyeberang.

“Lantaran kaget pengemudi truk banting stir ke kanan, akhirnya terguling,ungkapnya.

Kepala Pos lalulintas Lasem AIPTU Heri Julianto saat dikonfirmasi mengatakan berdasarkan hasil olah tkp dan keterangan saksi, kejadian bermula saat truk pengangkut buruh pabrik berjalan dari arah Barat (Semarang) hendak menuju ke timur. Saat sampai TKP, tiba tiba mendadak ada sepeda motor yang keluar dari gang sebelah utara badan jalan. Untuk menghindari tabrakan pengemudi truk diesel menghindar ke kanan kemudian terguling ke kanan.

“Saat ini pengemudi dan barang bukti truk kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut korban ada yang dirawat di Puskesmas Sluke dan ada yang dirujuk di RSUD Rembang, terangnya.

Kepala Puskesmas Sluke. Dr Darmono saat dikonfirmasi menjelaskan, dari total 22 orang penumpang yang dirawat semuanya wanita warga Desa Bendo Kecamatan Sluke.

“Sebanyak 14 orang hanya mengalami luka lecet dan telah diperbolehkan pulang sedangkan penumpang lainnya masing Sukini, (42) Rofiah (28), Dariyariyatun (40) dan Iswati (45) harus menjalani rawat inap di Puskesmas Sluke, dan yang menjalani observasi selama 24 Jam untuk 4 orang penumpang lagi masing masing Sasmi, Darsini, Sunti Wasri terpaksa dirujuk di RSUD Dr Soetrasno Rembang karena hampir mengalami luka patah tulang baik kaki maupun tangan,terangnya. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!