Antonio Sanabria, Talenta Barcelona Yang Terbuang

redaksi.co.id - Antonio Sanabria, Talenta Barcelona Yang Terbuang Predikat La Masia sebagai sekolah sepak bola yang menghasilkan banyak pemain hebat tak lagi diragukan. Lionel Messi, Andres...

28 0

redaksi.co.id – Antonio Sanabria, Talenta Barcelona Yang Terbuang

Predikat La Masia sebagai sekolah sepak bola yang menghasilkan banyak pemain hebat tak lagi diragukan. Lionel Messi, Andres Iniesta, Sergio Busquet, Xavi Hernandez, hingga Pedro Rodriguez bisa dibilang merupakan generasi emas keluaran akademi itu.

Sayangnya, kini Barcelona tampak lebih gemar membeli pemain dan tak lagi banyak memberikan kesempatan bagi para pemain mudanya. Alhasil banyak pemain jebolan La Masia justru bersemi di klub lain.

Salah satunya adalah Antonio Sanabria. Penyerang 20 tahun itu merupakan salah satu talenta paling top di lima liga besar eropa. Sanabria yang kini merumput bersama Sporting Gijon dianggap tak kalah hebat dari talenta muda Inggris, Dele Alli.

Penyerang asal Uruguay itu sudah bermain sebanyak 26 kali musim ini di Sporting Gijon dan menyumbangkan 11 gol. Raihan itu bahkan lebih banyak dari Dele Alli yang baru menyumbangkan 10 gol untuk Tottenham Hotspurs.

Padahal Alli bermain lebih banyak musim ini dengan 45 pertandingan. Sanabria juga tercatat sebagai pemain termuda yang pernah mencetak hat-trick di ajang La Liga.

Dia mencetak tiga gol itu saat Gijon mengalahkan Las Palmas 3-1 Desember lalu. Saat itu dia baru berusia 19 tahun 277 hari. Sanabria juga menyumbang Hat-trick saat Gijon melumat Real Sociedad 5-1 Januari lalu.

Produktivitas sang pemain sempat menurun setelah mengalami cedera hamstring. Sejak kembali merumput awal Maret lalu, dia baru mencetak 1 gol saja.

Pemain bertubuh gempal seperti Sergio Aguero dan Lionel Messi itu bergabung dengan akademi La Masia, Barcelona, pada 2009 lalu, saat itu dia masih berusia 13 tahun.

Sanabia mendapat kesempatan masuk tim Barcelona B pada 2013. Sayangnya dia tak mendapat banyak kesempatan di tim Barcelona B dan hanya bermain dalam 10 laga dengan mencetak 3 gol.

Semusim berselang, AS Roma membeli pemain kelahiran 4 Maret 1996 itu dengan banderol 4,5 juta euro. Di Roma, Nasib Sanabia tak berubah. Dia hanya bermain sebanyak 13 kali untuk tim Primavera dan mencetak 7 gol sebelum meminjamkannya ke Sassuolo.

Pulang dari Sassuolo, Roma kembali meminjamkan Sanabia ke Sporting Gijon. Laman Daily Mail menyebutkan bahwa Sanabia saat ini terus menjadi pantauan para pemandu bakat klub-klub besar di Eropa.

Dengan torehan 11 golnya untuk Gijon itu dia merupakan pemain muda paling subur di lima liga eropa saat ini.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!