BPLH Kota Bekasi Ajak Masyarakat dan Swasta Dukung Penghijauan di Kota Bekasi

 BEKASI Redaksi.co.id – Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi mengajak masyarakat dan pihak swasta mendukung program penghijauan di Kota Bekasi. Di antaranya dengan bersama...

12 0

 

BEKASI Redaksi.co.id – Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi mengajak masyarakat dan pihak swasta mendukung program penghijauan di Kota Bekasi. Di antaranya dengan bersama menyediakan lahan untuk dijadikan taman, memperbanyak pot-pot bunga di tempat usaha disertai tempat sampah yang memadai.

Di tahun 2015 juga, Pemkot Bekasi mencanangkan 1000 taman terbangun sehingga nantinya Kota Bekasi menjadi lebih hijau, indah dan nyaman. Selain itu, kegiatan pembuatan sejuta lubang biopori untuk meminimalisir genangan banjir.

Kepala BPLH Kota Bekasi Dadang Hidayat, saat dialog dengan Redaksi.co.id tadi pagi (08/04/15) mengatakan, program untuk keindahan Kota karena melihat hasil penilaian awal Adipura Kota Bekasi tahun 2015 jauh dari target.

Selain itu juga menurunkan hasil penilaian Adipura yakni belum tersedianya pemerataan pengolahan sampah di lingkungan.

Untuk itu, terkait memperbanyak pot-pot tanaman dan sejumlah taman tersebut, kata dia pihak swasta juga perlu dilibatkan. Diantaranya dalam hal penyediaan lahan terbuka hijau (RTH) untuk dijadikan fasilitas sosial seperti pembuatan taman. Karena berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bekasi No. 16 tahun 2011 tentang Penyediaan dan Penyerahan. Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) ada kewajiban pengembang menyediakan RTH.

“50 persen wilayah perumahan maupun mall dibangun dan 50 persenya disediakan untuk RTH. Namun, baru sedikit pengembang yang mau memberikan lahan fasilitas sosialnya untuk dijadikan RTH maupun taman”, kata Dadang.

Dan selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga telah membuat surat edaran kepada semua RW di kota Bekasi untuk mendukung program pemerintah memperbanyak taman. Kata dia, ada 986 RW di Kota Bekasi.

“Di kota bekasi minim RTH. Dengan adanya itu menambah RTH. 1000 taman bisa dicapai sepanjang masyarakat mendukung upaya kita bersama. Dan lebih mudah RW yang berada di perumahan. Minta pengembang sediakan lahan untuk dijadikan taman,” kata Dadang saat didampingi Kabid Bina Sadar Lingkungan Qori.

“Surat edaran telah disampaikan DP3JU. Dan BPLH pun siap memberikan pohon-pohon dan meminjamkan alat biopori bagi warga,” lanjutnya.

Disebutkan Dadang, di tahun 2016, pihaknya akan melakukan program pembuatan taman kota tiap satu tahun sekali.

Menurutnya dari kewajiban pemerintah menyediakan 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kota Bekasi baru bisa memenuhi setengahnya yakni, 15 persen. 15 persen itu terdiri dari 11 persen RTH private/pribadi dan 4 persen RTH publik.

“Pembuatan taman kota seperti di depan RSUD Kota Bekasi akan terus kita lakukan mulai 2016 begitu pun tahun selanjutnya sesuai dengan renja BPLH Kota Bekasi. Dan kita berharap terus mendekati target 30 persen RTH,” kata Dadang. (Agus Supriyanto)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!