Curi Listrik Dua Cafe Karaoke Kena Denda Puluhan Juta Rupiah

 REMBANG Redaksi.co.id-Dari hasil operasi yang digelar Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN UPJ Rembang pada sejumlah lokasi hiburan jenis cafe karaoke tercatat ada dua...

68 0

 

REMBANG Redaksi.co.id-Dari hasil operasi yang digelar Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN UPJ Rembang pada sejumlah lokasi hiburan jenis cafe karaoke tercatat ada dua tempat yang melakukan penyimpangan sehingga menyebabkan tagihan listrik tak sesuai semestinya. Kejadian tersebut tidak dibawa ke ranah pidana dan pemiliknya diminta menyelesaikan denda yang dikenakan.

Manajer PLN UPJ Rembang Jarmuji saat dikonfirmasi jumat (11/4) menjelaskan operasi diadakan setelah mencermati pemberitaan disejumlah media yang memuat bahwa pada kabupaten tetangga ditemukan penyimpangan pemakaian aliran listrik di cafe karaoke. Oleh sebab itu pihaknya menugaskan tim P2TL setempat melakukan hal sama dan terditemukan ada dua tempat yang melakukan kecurangan.

Jarmuji sebutkan, dua cafe karaoke masing-masing berada di Kecamatan Pamotan dan sisi timur Kecamatan Rembang, dengan modus operandi melakukan penyodetan di instlasi listrik sehingga mengurangi catatan pemakaian daya listrik pada Kwh meter. Dari hasil perhitungan diketahui masing-masing menyebabkan kerugian Rp 60 juta dan Rp 50 juta.

Sambung Jarmuji, perwakilan pemilik dua cafe telah bertemu dengannya dan guna melakukan pembahasan solusi terbaik untuk dua pihak, hasilnya tercapai sepakat bahwa mereka menyatakan sanggup melunasi dengan cara dicicil. Disinggung hasil temuan operasi tahun lalu diterangkan pihaknya berhasil menyelamatkan sekira 54 ribu Kwh dari 16 kediaman
pelanggan yang melakukan penyimpangan dan untuk semua temuan memang diputuskan tidak dibawa ke ranah hukum, melainkan dikenakan sanksi membayar tagihan listrik tunggakan terhitung mulai pemakaian secara illegal hingga terjaring razia.

Ditambahkan, operasi P2TL merupakan upaya menekan loses atau penyusutan sehingga menyebabkan pasokan energi listrik tidak berkapasitas penuh dimana PT PLN pusat sendiri selalu menargetkan penurunan losses di semua rayon sehingga wajib dilakukan upaya keras untuk merealisasikannya. Terdata untuk PLN UPJ Rembang pada 2013 hingga terhitung losses sekira 14%, tahun 2014 berhasil dikurangi menjadi 12% dan tahun ini dipatok turun berkisar 9,89%.(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!