HUT Ke-63 Kopassus Gelar Lomba Tembak Bagi Kalangan Pers

 JAKARTA Redaksi.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Korps Baret Merah atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus), 16 April 2015, digelar Lomba Tembak bagi kalangan...

56 0

 

JAKARTA Redaksi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Korps Baret Merah atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus), 16 April 2015, digelar Lomba Tembak bagi kalangan pers.

Lomba Tembak tahun 2015 ini memperebutkan Danjen Kopassus Cup. Ada 180 orang awak media dari ratusan media TV, cetak, radio hingga media online, yang turut dalam lomba tembak, sejak Sabtu hingga Minggu (11-12 April 2015) di Lapangan Tembak Kesatria, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Dari mulai Pemred hingga wartawan maupun juru foto,

Dalam lomba tembak, para insan pers sebelumnya diberi pengarahan singkat cara-cara menembak dengan menggunakan senapan kita pakai MP-5 ukuran 5,56 mm. Senjata ini yang biasa digunakan pasukan khusus anti teror Kopassus.

Dalam pelaksanaannya, setiap peserta didampingi seorang anggota Kopassus. Dalam kesempatan menembak, tiap wartawan menggunakan 3 peluru untuk percobaan, dan 5 peluru untuk penilaian. Para penembak membidik sasaran yang disiapkan, setelah itu, bersama-sama pendamping menyaksikan hasil tembakan.

Namun dari pantauan, masih banyak wartawan belum terlatih menembak. Sebab itu, pihak penyelenggara rupa-rupanya sudah mengantisipasi hal itu, sehingga membuat beberapa kriteria penilaian bukan hanya melulu dari segi ketepatan sasaran menembak.

Karena selain mereka yang mendapatkan piala untuk yang benar-benar dinilai mampu menembak, para wartawan juga mendapatkan medali dalam kategori khusus, seperti: Posisi menembak terbaik; Penembak termilitan; Penembak tercantik; Penembak tercakep; Penembak tergondrong; Penembak terkompak; dan lain-lain.

Hal tersebut juga disinggung Danjen Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo dalam pidato penutupan lomba menembak, pada hari Minggu (12/04/2015) di Lapangan Kesatria.

Kopassus mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya bagi kalangan pers, yang turut berpartisipasi dalam Lomba Tembak dalam rangka HUT ke 63 Kopassus. Dan kita juga memiliki cara tersendiri untuk bisa akrab dengan kalangan media, dengan memberi penghargaan beberapa kategori khusus, ucap Doni, yang disambut tepuk tangan dan tawa para wartawan.

Doni juga mengatakan sangat mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Tembak kali ini, karena pesertanya paling banyak dari sebelum-sebelumnya.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lomba Tembak kali ini. Karena di hari pertama ada 875 peserta, dan hari kedua 504 peserta, termasuk diantaranya dari kalangan pers. Dengan total 1379 peserta lomba, ini merupakan peserta terbanyak dari sebelum-sebelumnya,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Bahkan mantan Danpaspampres ini juga mengapresiasi Ketua Penyelenggara, Kol. Inf. Thevi Zebua dan timnya, karena selama dua hari penyelenggaraan, tidak ada yang cedera satupun.

“Saya juga tentu mengapresiasi Ketua Penyelenggara, Kol. Inf. Thevi Zebua dan timnya, karena tidak adanya komplain dan cedera satupun. Padahal ini sebenarnya mengandung risiko tinggi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Lomba Tembak Piala Danjen Kopassus, Kolonel Inf Thevi Zebua menjelaskan Lomba Tembak di acara pembukaan.

“Kopassus punya Tribuana Shooting Club yang dikelola Sat-81 Gultor. Lomba ini juga melibatkan purnawirawan TNI dan para mantan anggota Kopassus yang sudah bertugas di berbagai satuan lainnya,” kata Thevi Zebua, Sabtu (11/04/2015).

Lomba Tembak untuk prestasi digelar di Lapangan Rama Shinta, sedangkan untuk eksebisi dilakukan di Lapangan Tembak Ksatria. Berbagai senjata digunakan dalam lomba ini.

“Untuk pistol, kita bebaskan pakai senjata apa pun asalkan kaliber 9 mm. Sedangkan untuk senapan kita pakai MP-5 ukuran 5,56 mm,” jelas Komandan Sat-81 Anti-Teror Kopassus itu.

Sementara itu, hadir di acara penutupan Lomba Tembak antara lain: Wadanjen Kopassus, Brigjen Santos Gunawan Matondang; Dan Grup 3, Letkol Inf J.O Sembiring; dan pejabat Kopassus lainnya.

Diberitakan sebelumnya, selain Purnawirawan TNI dan Pers, Lomba Tembak juga diikuti para anggota Kopassus/ TNI-Polri aktif; Anggota Keluarga Besar Kopassus; dan Umum. Lomba yaitu: Lomba Mancing di kali Ciliwung (dengan 762 peserta); Lomba Menggambar dan Mewarnai Tingkat SD dan SMP di Mal Cijantung (dengan 548 peserta). Ada juga pembagian 10.000 bibit tanaman buah-buahan kepada masyarakat Cijantung, juga diberikan secara simbolis oleh Danjen Kopassus di hari berbeda. (DANS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!