Armada PT Semen Indonesia Dituding Pemicu Kerusakan; Jalan Desa Tegaldowo – Pasucen Dikeluhkan Warga

 REMBANG Redaksi.co.id - Diduga akibat meningkatnya volume kendaraan pengangkut material tanah grosok untuk pemadatan jalan di tapak pembangunan pabrik semen semakin tinggi, membuat jalan penghubung...

39 0

 

REMBANG Redaksi.co.id – Diduga akibat meningkatnya volume kendaraan pengangkut material tanah grosok untuk pemadatan jalan di tapak pembangunan pabrik semen semakin tinggi, membuat jalan penghubung Desa Tegaldowo dan Desa Pesucen Kecamatan Gunem yang tadinya berasaspal kondisinya saat ini rusak.

Warga meminta PT Semen Indonesia yang sering memanfaatkan jalan itu bertanggung jawab. Selain menuntut ke PT Semen Indonesia warga juga mengadukan persoalan itu ke DPRD setempat.

Didik salah satu warga Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem mengungkapkan kondisi jalan dari desa Tegaldowo hingga Desa Pesucen dulunya beraspal namun beberapa tahun terakhir kondisinya rusak dan berlubang hingga saat ini belum juga ada perbaikan baik dari Pemkab Rembang dan pihak PT Semen Indonesia.

Kami telah berulang kali mengeluh dan mengadukan kerusakan jalan itu kepeda PT Semen Indonesia, namun hingga saat ini belum juga ada tanggapan. Kalau dibiarkan terus, kerusakan jalan tentunya akan semakin bertambah parah. Kami menduga penyebab utama kerusakan jalan akibatmeningkatnya aktivitas truk bermuatan material batu grosok dari lokasi tambang sebelah timur Desa Tegal dowo yang dianggkut ke lokasi pembangunan tapak pabrik semen untuk pemadatan jalan. Setiap hari jumlahnya mencapai ratusan armada,”ujarnya.

Lebih lanjut Didik mengungkapkan, selama ini perbaikan kerusakan jalan hanya dilakukan oleh pengusaha tambang lokal saja. Sementara pihak PT Semen Indonesia yang paling banyak menggunakan akses jalan itu tidak pernah ada perhatian serius.

“Untuk itu kami meminta para wakil rakyat bisa turun ke lapangan melihat langsung kondisinya. Kami
jenuh dengan keadaan ini.
Jika hujan jalan menjadi becek dan lubang-lubang
berubah menjadi kubangan yang bisa memicu kecelakaan beberapa hari lalu sebuah kendaraan truk juga terguling akibat terperosok kelubang,”bebernya.

Menanggapi adanya keluhan dan aduan masyarakat Ketua Komisi C DPRD Rembang Widodo Selasa (14 April 2015) saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya ia bersama seluruh anggota Komisi C telah turun ke lapangan melihat secara langsung kondisi kerusakan di ruas jalan penghubung antar desa itu.

Ya memang kondisi jalan penghubung Desa itu kondisinya rusak. Kami dari komisi C akan segera menanggapi dan merekomendasi keluhan warga, dengan memanggil dan mempertemukan semua pihak pihak terkait baik SKPD maupun PT Semen Indonesia dan seluruh pengusaha tambang lokal,terangnya.

Terpisah Kepala Engeneering dan Konstruksi PT Semen Indonesia (Persero) Heru Indra Wijayanto
Saat dihubungi terkait adanya permintaan perbaikan jalan dari pihak PT Semen Indonesia menyatakan siap membantu perbaiakan akses jalan penghubung desa yang rusak itu.

Ia menjelaskan, selama ini PT Semen Indonesia setiap ada permohonan dari warga masyarakat ring 1 tidak pernah mengabaikan maupun menolak terlebih lagi dengan permohonan perbaikan kerusakan jalan yang tentunya menjadi kebutuhan bersama.(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!