Ini Dua Sineas yang Tembus Cannes Film Festival 2016

114

redaksi.co.id – Ini Dua Sineas yang Tembus Cannes Film Festival 2016

Festival film Cannes adalah festival film terbesar yang selalu digelar setiap tahun di Prancis. Festival ini menerima pendaftaran sekitar 2.000 film untuk dikompetisikan.

Pada tahun ini, terdapat dua orang sineas asal Indonesia yang berkesempatan mengikuti festival yang digelar 11 sampai 22 Mei mendatang. Kedua sineas ini adalah Mouly Surya dan Wregas Bhanuteja.

Mouly Surya adalah seorang sutradara perempuan yang berkesempatan untuk mempromosikan proyek film terbarunya berjudul “Marlina The Murderer in Four Acts” yang akan diperankan oleh aktris Marsha Timothy.

Film yang ditulis skenarionya oleh Garin Nugroho ini terpilih sebagai salah satu dari 15 proyek film dari seluruh dunia yang akan masuk pada project market (pasar proyek, red) untuk mencari mitra co-produksi, penjualan dan distribusi international.

Sebelumnya film ini pernah masuk seleksi di Asian Project Market (APM) di Busan International Film Festival 2015. Dan sebagai salah satu penerima di Next Masters Support Program dalam ajang Talents Tokyo 2015.

“Setelah sebelumnya pernah terseleksi di beberapa project market di Asia, project market milik Cannes ini akan menjadi pertama kali bagi saya untuk mempresentasikan project ini di Eropa. Saya sangat antusias untuk dapat bekerja sama dengan produser-produser Eropa. Semoga nantinya akan membuka peluang distribusi di Eropa. Film ini belum kami produksi, dan rencananya akan kami produksi Agustus nanti,” ujar Mouly saat ditemui di Institut Francais Indonesia (IFI), Selasa (26/4).

Selain Mouly, terdapat pula Wregas Bhanuteja yang berhasil terpilih dalam kategori film pendek La Semaine de la Critique di Festival Cannes 2016. Film yang berjudul “Prenjak” ini memiliki durasi sekitar 12 menit dan mengambil latar di Yogyakarta.

“Film ini kita bikin sejak bulan Februari lalu di Yogya. Kita melakukan proses syuting selama dua hari dan seminggu proses editing. Kemudian setelah proses pembuatan film, kita daftarkan film ini di Cannas. Ternyata beberapa waktu kemudian kami mendapatkan pengumuman bahwa kami masuk seleksi” Kata Wregas saat ditemui di kesempatan yang sama.

Selain kedua sineas muda ini, beberapa sineas asal Indonesia pernah tercatat menembus festival film yang pertama kali digelar tahun 1946 ini. Diantaranya adalah Film Tjoet Nyak Dien (1989) karya Eros Djarot, Film The Fax Exploits The Tiger’s Might (2015) karya Lucky Kuswandi, Aktris Senior Christine Hakim sebagai Jury Member pada tahun 2002, dan masih banyak lagi.

(red/usland/argarito/RM)

loading...

Comments

comments!