Digusur, Nelayan Dadap Tolak Tempati 400 Kontrakan dan Rusun

redaksi.co.id - Digusur, Nelayan Dadap Tolak Tempati 400 Kontrakan dan Rusun Warga perkampungan nelayan Ceng In Dadap, Kosambi menyatakan menolak menempati kontrakan yang disewa pemerintah Kabupaten...

8 0

redaksi.co.id – Digusur, Nelayan Dadap Tolak Tempati 400 Kontrakan dan Rusun

Warga perkampungan nelayan Ceng In Dadap, Kosambi menyatakan menolak menempati kontrakan yang disewa pemerintah Kabupaten Tangerang sebagai tempat penampungan sementara maupun permanen.

Mereka menuntut dibangunkan perkampungan baru di pinggir pantai.

“Kami tidak mau tinggal di kontrakan sewa maupun Rusunawa yang akan dibangun pemerintah,” ujar Ketua Perhimpunan Warga Dadap, Saeful kepada Tempo, Kamis 28 April 2016.

Saeful mengatakan perkampungan nelayan baru itu sebagai pengganti perkampungan mereka yang akan tergusur dari penertiban lokalisasi Dadap.

“Kami menuntut pemerintah membangunkan perkampungan baru nelayan, barulah dilakukan penggusuran,” katanya.

Menurut Saeful, sebanyak 387 nelayan yang tinggal di tiga rukun warga di perkampungan nelayan itu sepakat tidak akan menempati tempat sewa atau Rusunawa dari pemerintah.

“Kami menolak relokasi sementara ataupun permanen di Rusunawa yang akan dibangun pemerintah,” katanya.

Penduduk kampung nelayan itu beralasan, tinggal di rumah Susun atau kontrakan yang jauh dari laut bukanlah kebiasaan hidup para nelayan.

“Yang kami butuhkan adalah perkampungan nelayan di dekat pesisir pantai,” kata Saeful.

Menurutnya, perkampungan nelayan itu tak harus dibangun di Dadap. “Bisa saja di Kronjo, Pakuhaji, yang penting di pinggir pantai,” katanya.

Warga Dadap, kata Saeful, sepakat menolak pindah dan akan melakukan perlawanan terhadap eksekusi tempat tinggal mereka jika pemerintah mengabaikan tuntutan mereka.

“Dirikan dulu tempat tinggal baru kami, baru penggusuran,” katanya.

Saeful mengatakan, 3000 jiwa warga Dadap akan kehilangan 418 bangunan tempat tinggal jika penggusuran paksa dilakukan 23 Mei mendatang.

Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan penutupan dan penertiban lokalisasi Dadap dan kampung nelayan Dadap pada 23 Mei mendatang. Sebanyak 387 lkepala keluarga dan 418 bangunan akan tergusur. JONIANSYAH HARDJONO

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!