Kapolsek Brondong Sosialisasi Pendaftaran Polisi di SMK 1

LAMONGAN (wartamedeka.com) - SMK Negeri 1 Brondong Lamongan, Jawa Timur, yang Kamis siang (16/04/2015), siswanya baru saja selesai mengerjakan UNAS terakhir, kedatangan tamu. Istimewa, yaitu AKP Sunaryo...

51 0

LAMONGAN (wartamedeka.com) – SMK Negeri 1 Brondong Lamongan, Jawa Timur, yang Kamis siang (16/04/2015), siswanya baru saja selesai mengerjakan UNAS terakhir, kedatangan tamu. Istimewa, yaitu AKP Sunaryo Putro SH, yang tak lain adalah Kapolsek Brondong.

Kedatangan Kapolsek beserta anggotanya sempat membuat kaget dan bingung para siswa yang baru saja keluar dari ruang ujian.

Kapolsek hadir ke SMK 1 bukan untuk melakukan sidak Unas melainkan memberikan sosialisai tentang penerimaan anggota polri tahun anggaran 2015 serta memberikan petuah-petuah kepada para siswa kelas XII kemana langkah yang akan ditempuh para siswa setelah SMK,apakah akan melanjutkan kuliah ataukah bekerja?

AKP Sunaryo memberikan solusi kepada para siswa untuk mendaftarkan diri ke polri. Ini adalah kesempatan emas untuk mendaftar menjadi polisi/polwan sembari menunggu kelulusan sekolah, daripada menganggur terlalu lama dan bisa menimbulkan dampak negatif di lingkungan.

“Inilah jalan emas untuk menuju sukses yang ada di depan mata, jangan dilewatkan untuk mengabdi pada negeri dan berkarya untuk negara menatap masa depan yang cerah,” ujar AKP Sunaryo yang merupakan alumni SECABA 84/85 kepada para siswa.

Antusiasme 172 siswa kelas XII mendengarkan petunjuk kapolsek berujung pada pertanyaan, kemana harus mendaftar, bagaimana caranya dan harus bayar berapa?

Pertanyaan beberapa siswa tersebut langsung disahut oleh AKP Sunaryo. “Pendaftaranya gratis, silakan membuka website:penerimaanpolri.go.I’d. Setelah mendaftarkan diri via website lalu mendaftar ulang ke Polres setempat dengan persyaratan yang sudah ditentukan.”

Menurut Kapolsek, pendaftaran dimulai tanggal 8-25 april 2015.

“Hari ini sudah bisa mendaftar. Ada pendaftaran calon Akpol, Brigadir dan Tamtama. Untuk lulusan SMA/MA bisa mendaftar calon Akpol, Brigadir dan Tamtama, tapi kalau untuk lulusan SMK hanya jalur Brigadir dan Tamtama,” tambah Kapolsek.

Disebutkan, pendidikan polisi saat ini sangat mudah dan lebih cepat. Untuk Akpol pendidikannya hanya 4 tahun, Brigadir pendidikannya 7 bulan dan untuk Tamtama hanya 5 bulan.

“Jadi polisi pendidikan tidak lama. Zaman saya dulu 1 tahun pendidikan baru bisa untuk menjadi Brigadir, sedangkan sekarang 5 bulan saja bisa jadi polisi. Anggap saja seperti rekreasi, terus pulang-pulang jadi polisi,” ungkap AKP Sunaryo yang disambut tepuk tangan meriah para siswa

Jika ada yang mendaftar polisi maka polsek siap membina lewat babinkamtibmas yang bertugas di desa/kota tersebut untuk dilatih fisik, PBB (pelatihan baris-berbaris) dan juga panduan test tulis, agar kuat secara mental dan fisik.

“Jangan patah semangat dan terus berkarier. Tunjukkan kemampuan kalian di mata keluarga, masyarakat, guru dan negara bahwa kalian mampu dan bisa untuk bersaing,” ujar alumni STUKPA (sekolah pembentukan perwira) tahun 97/98 di Sukabumi tersebut.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Brondong, Drs Mujib MPd mengaku senang dengan sosialisasi yang diadakan kapolsek, dan berharap salah satu muridnya bisa menjadi polisi.

Di sesi akhir Kapolsek Brondong memimpin doa agar semua siswa SMK Brondong 1 lulus dengan hasil yang di atas rata-rata sekolah lainnya, lalu mendaftar menjadi polisi.

“Syukur-syukur kalian semua lulus dan bisa jadi polisi semua,” ujar kapolsek yang murah senyum tersebut.(angga mega)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!