Di F1, Rio Haryanto Masih Pelajari Strategi Pitstop

redaksi.co.id - Di F1, Rio Haryanto Masih Pelajari Strategi Pitstop Strategi pitstop memang kerap menjadi kunci sukses memenangi balapan di lintasan Formula 1. Hal itu yang...

19 0

redaksi.co.id – Di F1, Rio Haryanto Masih Pelajari Strategi Pitstop

Strategi pitstop memang kerap menjadi kunci sukses memenangi balapan di lintasan Formula 1. Hal itu yang masih dipelajari Rio Haryanto, pembalap Manor Racing, untuk mendapatkan hasil maksimal.

F1 adalah perlombaan balapan yang sangat panjang. Rata-rata semua pembalap akan menghabiskan waktu hingga dua jam untuk beraksi di lintasan. Dalam balapan panjang seperti itu, diperlukan beberapa strategi untuk mengecap hasil apik.

Salah satu strategi yang harus dipelajari semua pembalap dan tim adalah pitstop. Seorang pembalap harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengambil keputusan masuk pitstop. Biasanya ini terkait dengan pemilihan ban yang digunakan. Jika gunakan ban lunak, maka kemungkinan masuk pitstop lebih cepat terbuka. Sebaliknya bila menggunakan ban medium atau keras.

Pasalnya, sedikit kesalahan dalam pengambilan keputusan bisa membuat perbedaan dalam hasil balapan. Hal itu pula yang tengah dipelajari Rio, pembalap kebanggaan Indonesia yang memperkuat tim Manor.

“Saya adalah pendatang baru di dunia F1. Saya pun masih belum mampu mengeluarkan kecepatan terbaik. Setelah tiga balapan, satu pelajaran yang saya ambil adalah mengenai strategi pitstop. Hal itu termasuk salah satu kunci untuk memenangi balapan,” kata Rio dalam wawancara dengan Sky Sports F! yang dilansir di akun Facebook-nya.

Sejauh ini, perkembangan yang diperlihatkan Rio memang belum signifikan. Setelah gagal menuntaskan balapan pada seri perdana GP Australia, pemuda kelahiran Solo itu akhirnya mampu mengecap finis perdananya pada GP Bahrain dengan mengamankan urutan ke-17.

Pada GP China, Rio kembali mendapatkan hasil yang belum memuaskan. Ia hanya mampu finis di posisi ke-21. Menurut Rio, dirinya masih harus banyak belajar mengenai strategi pitstop. Berbeda dengan GP2 Series di mana pembalap hanya akan sekali masuk pitstop.

“Ini berbeda dengan GP2. Saat itu, hanya ada satu kali pitstop dalam perlombaan. Sangat berbeda dengan F1 di mana pembalap bisa masuk pitstop hingga dua sampai tiga kali. Itu yang harus saya pelajari dari setiap balapan,” tutur Rio.

Rio sendiri baru menjalani sesi latihan bebas 1 GP Rusia di Sirkuit Sochi Autodrom, Jumat (29/4/2016). Sayang, Rio hanya mampu menempati urutan ke-21 dengan waktu 1 menit 42,687 detik. Ia hanya lebih cepat dari pembalap cadangan Force India, Alfonso Celis.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!