Pemerintah Jepang Anugerahkan Bintang Jasa untuk 4 Tokoh RI

130

redaksi.co.id – Pemerintah Jepang Anugerahkan Bintang Jasa untuk 4 Tokoh RI

Pemerintah Jepang memberikan penganugerahan bintang jasa untukmusim semi tahun 2016. Empat orang yang menerima penghargaan itu adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Mereka diberikan penghargaan tersebut atas jasa-jasanya memperkokoh hubungan antara Jepang dan Indonesia.

“Mohammad Nuh menerima bintang tanda jasaThe Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star,” jelas Kedutaan Besar Jepangdi Indonesia melalui keterangan tertulis yang diterima Jumat (29/4/2016).

M Nuh adalah mantan Rektor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional tersebut berkontribusi telah mempromosikan pertukaran pendidikan ilmu pengetahuan dan peningkatan saling pengertian antara Jepang danIndonesia.

Selama menjabat, M Nuh dianggap telah memperkuat hubungan kerja samadengan Jepang di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam kaitannya dengan PeraturanPerlindungan Warisan Budaya. Ia berjasa untuk mengerahkan segenap upaya dalam membuka kembali kegiatan pemulangan tulang-belulang eks tentara Jepang, yang sempat terhenti pada tahun 2009.

“Kedua, I Ketut Surajayayang menerima bintang tanda jasa: The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon,” imbuh pihak kedutaan Jepang.

I Ketut Surajaya merupakanKetua Program Studi Jepang Universitas Indonesia.Mantan Ketua Asosiasi Studi Jepang di Indonesia tersebut dianggap berjasa dalam kontribusinya bagi penguatan hubungan kedua negara melalui bidang studi ke-Jepangan dan pendidikan Bahasa Jepang di Universitas Indonesia.

Beliau juga merupakan salah satu anggota inti Komite PerencanaanPembangunan Universitas Darma Persada yang telah berperan sejak awal penyusunan konsep pendirian universitas ini.

Universitas Darma Persada adalah universitas pertama di dunia yang didirikan oleh para alumni dari Jepang.

Yang ketiga adalah Ibrahim Teruko yang menerima bintang tanda jasa: The Order of the Sacred Treasure, Gold and Silver Rays.

Mantan Staf Kedutaan Besar Jepang di Indonesia tersebut memberikan kontribusi dalamkegiatan diplomatik Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Perempuan yang bekerja selama 34 tahun sebagai staf lokal Kedubes Jepang ini, memiliki banyak relasi di instansi pemerintah Indonesia dan organisasiswasta di Indonesia. Selain sangat membantu kelancaran tugas-tugas dari kedutaan, beliau juga berupaya bagi pertukaran budaya kedua negara Jepang dan Indonesia melaluipenyebaran budaya Cha no Yu (upacara minum teh Jepang).

“Yang keempat, Elis Indirayanti. Menerima bintang tanda jasa: The Order of the Sacred Treasure, Gold and Silver Rays,”tambah pihak kedubes Jepang.

Mantan staf Kedutaan Besar Jepang di Indonesia ini bekerja selama 30 tahun sebagai staf lokalJepang di Indonesia. Ia turut mendukung kegiatan diplomatik Kedutaan Besar Negeri Sakura diTanah Air.

Beliau memiliki banyak relasi di instansi pemerintah Indonesia dan organisasiswasta di Indonesia, sehingga sangat membantu kelancaran tugas-tugas Kedutaan Besar.

(red/hmad/yaiku/AS)

loading...

Comments

comments!