Satpol Air Lamongan Evakuasi Mayat Nelayan

LAMONGAN Redaksi.co.id -Satpol air Lamongan dan tim relawan SAR KAMPATA Tuban berhasil mengevakuasi mayat nelayan asal Labuhan, Minggu, (19/04/2015). Mayat yang ditemukan masih berada di atas kapal...

53 0

LAMONGAN Redaksi.co.id -Satpol air Lamongan dan tim relawan SAR KAMPATA Tuban berhasil mengevakuasi mayat nelayan asal Labuhan, Minggu, (19/04/2015). Mayat yang ditemukan masih berada di atas kapal tesebut dengan posisi badan menungging, di perairan Tuban, tepatnya 4 mil dari pantai.

Korban tersebut adalah Sugeng (55 thn), warga Desa Labuhan Rt.03 Rw.01, Kec. Brondong Kabupaten Lamongan.

Korban diketahui, berangkat melaut sendirian pada hari sabtu (18/04/2014) pukul 04.00, dengan menggunakan perahu jenis pincuk’an dari TPI Labuhanan Lamongan.

Perahu nelayan harian ini sempat berpapasan dengan teman sesama nelayan pada pukul 15.00, namun perahu tersebut jalan sendiri tanpa ada penumpang, kontan nelayan tersebut melaporkan pada keluarga korban dan juga ketua rukun nelayan Labuhan Jarwi.

Begitu mendapat laporan tersebut ketua RN menginfokan ke anggota nelayan lainya yang masih melaut.

Pukul 21.00 tidak mendapat keterangan lebih lanjut, lalu ketua RN beserta keluarga korban melaporkan ke Satpol Air Lamongan.

Begitu mendapat laporan, Satpol Air segera menginfokan ke Kamladu (keamanan laut terpadu) di pesisir pantura dan Syahbandar.

Keesokan harinya Satpol Air yang dipimpin Kabag Ops Pol Air, Didik Utomo SH menginstruksikan anggota untuk menyisir laut Lamongan- Tuban dengan start pukul 11.00 dari TPI Labuhan.

Wartawan Redaksi.co.id Angga Mega bersama anggoylta Satpol Air ikut melakukan pencarian korban

Wartawan Redaksi.co.id Angga Mega bersama anggota Satpol Air ikut melakukan pencarian korban

Penyisiran laut selama 4 jam tersebut membuahkan hasil. Wartawan Redaksi.co.id yang juga ikut menyisir akhirnya mendapat info dari SAR Kampata bahwa telah melihat perahu dengan mayat posisi menungging dengan jarak 4mil dari pantai Sowan Tambakboyo, Tuban.

Dan akhirny tepat pukul 16.00 perahu dengan mayat tersebut dapat dievakuasi ke darat.

Jika melihat keadaan mayat bisa dipastikan akan buang hajat dan mungkin sebelumnya sudah menahan sakit.

Karena kondisi mayat biru dan ada (maaf) kotoran yang keluar dari duburnya, tak lama dievakuasi ke darat korban langsung dibawa ke RSU KOESMA Tuban untuk divisum.(angga mega)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!