PSDKP Brondong Operasi Perahu Nelayan

416

LAMONGAN Redaksi.co.id –PSDKP (pengawasan Sumberdaya kelautan dan perikanan) Brondong melakukan operasi pengawasan perahu nelayan Paciran-Tuban, Senin (20/04/2015).

Operasi yang dimulai pukul 09.00 itu mengambil start dari TPI Brondong menuju perairan Lamongan-Tuban.

Operasi yang bertajuk ‘OPERASI PENGAWASAN MANDIRI’ tersebut untuk mengecek dokumen kelengkapan surat layak operasi (SLO), surat ijin penangkapan ikan (SIPI) dan memeriksa jenis alat tangkap para nelayan yang sedang melaut.
Wartawan Redaksi.co.id yang juga turut dalam operasi pengawasan sumberdaya laut tersebut mendapati 1 perahu nelayan yang tidak membawa surat ijin tangkap dengan jenis perahu porsesaine. Tak ayal perahu Sumber Jaya tersebut terkena teguran secara lisan dan Nahkoda membuat surat pernyataan.

Tak hanya itu, Kepala Satker PSDKP, Joko Siswanto S.Pi meminta jaminan VCD (video compac disk) yang ada di perahu.

“Jaminan tersebut bukan untuk disita, namun kami menginginkan agar Nahkoda perahu datang ke kantor Satker PSDKP untuk diarahkan tentang masalah surat dan wawasan ekosistem kelautan,” ujar Joko.

Ada sekitar 7 perahu berbeda jenis yang dioperasi, di antaranya ada yang membawa surat kelengkapan.

Tak hanya memeriksa dokumen perahu, PSDKP juga memberikan wawasan kepada para nelayan yang sedang melaut tentang penggunaan alat tangkap yang dilarang dan bisa merusak terumbu karang.

Dan nelayan juga paham jika alat tangkapnya bisa merusak karang, namun kebanyakan para nelayan menginginkan solusi terbaik dari keputusan menteri kelautan dan perikanan tersebut agar bisa melaut dan tidak merugikan.(angga mega)

loading...

Comments

comments!