Miliarder Pemilik Lego Wariskan Usaha pada Anaknya

150

redaksi.co.id – Miliarder Pemilik Lego Wariskan Usaha pada Anaknya

Miliarder asal Denmark, Kjeld Kirk Kristiansen mengungkapkan putranya, Thomas, akan menggantikan dirinya sebagai Vice Chairman produsen mainan Lego A/S.

Melansir dari Wall Street Journal, Selasa (3/5/2016) Thomas Kirk Kristiansen, berumur 37 tahun ini mengambil tanggung jawab perusahaanLego setelah ekspansi global yang menuai laba sebesar US$ 1,39 miliar pada 2015.

Thomas menghadapi tantangan untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis Lego sebagai perusahaan yang membuat mainan berkonsep batu bata ini. Mainan lego pun telah dijual di lebih dari 140 negara. Pihaknya ingin mempromosikan gagasan kalau Lego adalah mainan pendidikan yang menyenangkan.

“Ayah saya selalu mengatakan Lego lebih dari sekadar mainan”, ujar Thomas yang saat itu sedang memperkenalkan Lego versidirinya, digambarkan sebagai pria berambut coklat, dengan alamat email dan nomor telepon di punggungnya.

Sebagai seorang anak, Thomas sangat menikmati bermain dengan ruang bertema bajak laut di perusahaan Lego. Bahkan saat itu dia tidak tahu akan menjadi chief executive officer (CEO).

Pada awal 2000-an, ketika Thomas berada di usia kepala dua, perusahaan mengalami beberapa tahun kerugian, yang menarik minatnya kembali ke perusahaan.

Pada 2004, ayah Thomas yaitu Kjeld yang berumur 68 tahun mengundurkan diri sebagai chief executive di Lego. Kemudian pada 2007, Kjeld membeli saham adiknya di perusahaan tersebut untuk berkonsentrasi pada kepemilikan seluruh perusahaan untuk dia dan tiga anak-anaknya.

Thomas yang memiliki 25 persen saham dari perusahaan juga akan menggantikan ayahnya sebagai pimpinan Lego Foundation. Ayahnya tetap jadi ketua Kirkbi A/S, keluarga induk perusahaan, yang memiliki 75 persen saham Lego.

“Thomas adalah pemegang nilai keluarga,” tegas dekan Cass Business School di London, Marianne Lewis.

Lewis sendiri pernah melakukan penelitian terhadap perusahaan itu. Dia menambahkan keluarga ini meyakini, Lego tidak hanya untuk bermain melainkan mainan untuk membangun dan mengembangkan pemikiran anak-anak.

(red/oudlon/R)

loading...

Comments

comments!