Muluskan Pelabuhan Patimban, Jokowi Bakal Terbang ke Jepang

redaksi.co.id - Muluskan Pelabuhan Patimban, Jokowi Bakal Terbang ke Jepang Pemerintah telah memastikan akan membangunpelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pelabuhan ini dibangun untuk mendukungarus...

33 0

redaksi.co.id – Muluskan Pelabuhan Patimban, Jokowi Bakal Terbang ke Jepang

Pemerintah telah memastikan akan membangunpelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pelabuhan ini dibangun untuk mendukungarus logistik di Jawa agar lebih efisien.

Untuk memuluskan proyek tersebut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan terbang ke Jepang untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan beberapa pengusaha di Jepang.

“Pak Presiden pada 26-27 Mei akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang. Tentu saja dalam pertemuan di Jepang, ini akan jadi salah satu pertanyaannya (Pelabuhan Patimban),” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Senin (2/5/2016).

Pramono menuturkan, dari hasil rapat terbatasnya dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Senin sore ini, pembangunan pelabuhan tahap pertama akan dilakukan pada 2017. Pembangunan tahap pertama ini ditargetkan selesai pada 2019.

Mengenai kapasitasnya, Pramono menuturkan, pelabuhan baru ini akan mampu menampung kontainer sebanyak 7,5 juta Teus ditambah 250 mobil. Selain menjadi pelabuhan kontainer, Patimban juga akan menjadi pelabuhan kendaraan.

“Secara prinsip tadi dari hasil rapat dengan Pak Presiden, Patimban telah diputuskan untuk dilanjutkan dibangun, diharapkan bisa dimulai 2017 dan selesai 2019 untuk tahap pertama,” ujar Pramono.

Seperti diketahui, pelabuhan Patimban ini menjadi pengganti pelabuhan Cilamaya yang batal dibangun. Saat itu, Jepang menjadi negara yang bersedia menjadi mitra dari Indonesia untuk membangun pelabuhan Cilamaya.

Namun karena dipindahkan, pemerintah tetap melakukan negosiasi dengan Jepang supaya tetap menjadi mitra dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Untuk itu, mekanisme pembiayaannya nanti akan dilakukan secara G to G antara pemerintah Indonesia dengan Jepang. (Yas/Ahm)

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!