Kepala Cabang Pegadaian, Tersangka Korupsi 500 Juta, Akhirnya Ditahan

253

BEKASI Redaksi.co.id – Kejari Kota Bekasi telah melakukan pemeriksaan terkait dugaan korupsi oleh Kepala Pegadaian Jatiwaringin, Kota Bekasi.Tersangka juga langsung ditahan karena diduga telah merugikan negara sampai ratusan juta.

Kasus ini berawal dari laporan perusahaan Pengadaian milik BUMN yang mendapati kerugian di cabang Jatiwaringin. Tersangka diketahui berinisial R (44) yang merupakan kepala cabang Pegadaian Jatiwaringin.

“Modus yang digunakan tersangka yakni dengan mengadaikan barang milik konsumen di cabang Jatiwaringin, barang tersebut digadaikan dengan identitas fiktif yang kemudian uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi oleh dirinya,” ujar Kasie Pidsus, Kejari Kota Bekasi, Ery Sarifah kepada wartawan di kantornya, siang kemarin.

Ery mengatakan, perbuatan tersangka berdampak kerugian negara sebesar ratusan juta. Kasus ini terungkap setelah perusahaan pusat mendapati hasil audit uang yang tidak berimbang.

“Total kerugian negara mencapai Rp 500 juta, pengakuannya uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi. Kasus ini terungkap ketika hasil audit keuangan mendapat pengeluaran uang negara lebih besar, sementara barang yang digadaikan tidak ada,” tuturnya.

Usai menjalani pemeriksaan, tersangka hanya bisa tertunduk malu. Tak ada sepatah kata apapun yang dikeluarkan oleh tersangka.

“Tersangka terbukti melakukan korupsi dengan dasar telah menyalahgunakan wewenangnya jabatannya untuk memperkaya diri sendiri,” tambah Ery.

Akibat perbuatanya, penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari kedepan di rutan Pondok Bambu.

Penyidik menjerat tersangka dengan pasal UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi yang telah diubah Nomor 20 Tahun 2001. Adapun ancamannya empat tahun penjara. (R.Ferial / Agus S)

loading...

Comments

comments!