SPAM Brondong-Paciran Diresmikan

572

LAMONGAN Redaksi.co.id – Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Brondong- Paciran Rabu ini (22/04/2015) diresmikan. Acara peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Perum Jasa Tirta 1, Ir. Harianto Dipl.HE.

Acara yang diselenggarakan di sebelah Waduk Karet, Dusun Benges, Desa Wide tersebut juga dihadiri oleh Ketua BAPPEDA Lamongan dan Direktur PDAM Lamongan, Maksum.

Bupati Lamongan yang dijadwalkan datang tidak bisa menghadiri karena ada rapat koordinasi di kantor Provinsi Jatim. Bupati mewakilkan kepada asisten 2- nya untuk mengikuti peresmian SPAM tersebut.

Peresmian SPAM itu adalah langkah pengembangan Perum Jasa Tirta dan Direktorat Cipta Karya untuk bisa menunjang pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah pantura.

Ir. Haryanto dalam pidato peresmiannya mengingatkan, Alakantumbuh banyak perusahaan besar di wilayah Brondong- Paciran, dan pastinya perusahaan membutuhkan air bersih untuk kebutuhan pabrik.

“Tapi kami lebih mengutamakan pelayanan masyarakat dua kecamatan tersebut. Kami memohon maaf jika dalam pelayanan masih ada kekurangan,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan waduk Bendung Karet, SPAM dengan kapasitas 50 liter/detik ini diharapkan bisa memberikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan pelabuhan perikanan yang ada di Brondong dan Paciran.

Untuk sedayu lawas ada 29 sambungan rumah dan perusahaan perikanan Nusantara Brondong dengan kapasitas 23 liter/detik.

“Dalam waktu dekat kami akan menyesuaikan permintaan dan kebutuhan yang ada, dan kami akan melayani sambungan rumah dan tiga industri di kawasan Brondong-Paciran,” tambahnya.

Setelah sesi penandatanganan dilanjutkan dengan membuka kran air secara bersamaan. Lalu Direktur Jasa Tirta I dan Direktur PDAM mengajak seluruh undangan untuk meninjau lokasi sanitasi pengoperasionalan tandon air.

Pada kesempatan itu Direktur PDAM Lamongan mengharapkan agar Waduk Benges bisa dijadikan obyek wisata seperti waduk Gondang dan waduk lainnya.

“Di sini masih bisa berpotensi untuk dikembangkan menjadi obyek wisata alam karena masih segar dan belum ada polusi,” ungkap Direktur PDAM Lamongan. (angga mega)

loading...

Comments

comments!