Pansus Pelabuhan Mulai Bekerja; Investor dan Instansi Terkait Diminta Serahkan Copy Dokumen

REMBANG Redaksi.co.id Sebanyak 22 Anggota Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang yang telah terbentuk pekan lalu, hari ini Kamis (23 April 2015)...

30 0

REMBANG Redaksi.co.id Sebanyak 22 Anggota Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang yang telah terbentuk pekan lalu, hari ini Kamis (23 April 2015) sudah mulai bekerja.

Ketua Pansus Pelabuhan Puji Santoso saat dikonfirmasi menjelaskan, tujuan panitia khusus ini dibentuk guna mengungkap dan mengurai serta memecahkan polemik pelabuhan tanjung bonang yang tak kunjung selesai.

Dalam rapat dinamika pembahasan luar biasa yang digelar dan diikuti seluruh anggota pansus ini, hampir seluruh anggotanya menyampampaikan semua informasi yang didapat sekaligus menyampaikan pendapatnya masing masing baik persoalan perizinan reklamasi maupun pengoperasiannya.

Dalam rapat pansus pertama selain membahas rencana kerja, kita juga mengurai persoalan pelabuhan Tanjung Bonang, baik tentang rencana dan asal- usul serta tujuan pembangunan jeti pelabuhan Tanjung Bonang yang dibangun pada tahun 2007 didanai dari APBN sebesar Rp 60 Milyar berikut reklamasi seluas 8,1 hektar dengan HPL atas nama pemkab Rembang yang akhirnya seperti kita ketahui saat ini reklamasi justru semakin luas dan menjadi polemik, ” terangnya.

Lebih Lanjut Puji menambahkan, untuk mengurai persoalan itu tahap awal kita akan meminta informasi yang sejelas -jelasnya sesuai undang undang dan mekanisme yang mengatur berdirinya pelabuhan Tanjung Bonang serta mengundang instansi terkait dan investor hari Selasa (28/4) pekan depan.

“Selain itu dalam waktu dekat pansus akan mengirimkan surat meminta kesedian dari investor dan instansi terkait baik UPP Pelabuhan Rembang ,Dinas Perhubungan,DPPKAD ,KPPT ,BPN dan PT RBSJ selaku BUMD yang mempunyai dokumen-dokumen perjanjian atau dokumen apapun yang berkaitan dengan pelabuhan Tanjung Bonang agar bisa dicopy dan disampaikan ke pansus untuk mengurai persoalan reklamasi dan pengoperasian pelabuhan Tanjung Bonang,” pungkasnya.

Menanggapi rencana pansus akan memanggil dan meminta copy dokumen kepada seluruh investor dan instansi terkait, Komisaris Utama PT Pelabuhan Rembang Kencana (PRK) Mindo Herbert Sitorus yang pernah menemui ketua DPRD Rembang dan meminta segera turun tangan untuk memecahkan persoalan pelabuhan Tanjung Bonang, menyatakan, sangat memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Pansus pelabuhan yang mulai bekerja.

Selain itu ia juga menyatakan, siap kapanpun diundang untuk memberikan keterangan sesuai dengan harapan dan tujuan dibentuknya pansus pelabuhan. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!