Petugas Satpol PP Pondok Kopi Serahkan Surat Peringatan Pada Pedagang di Lahan Fasum

JAKARTA Redaksi.co.id - Lahan fasilitas umum sudah ditertibkan dan dibersihkan petugas Satpol PP. Namun, karena tidak segera dipagar menjadikan pedagang kembali lagi ke lokasi. Seperti di Jalan...

19 0

JAKARTA Redaksi.co.id – Lahan fasilitas umum sudah ditertibkan dan dibersihkan petugas Satpol PP. Namun, karena tidak segera dipagar menjadikan pedagang kembali lagi ke lokasi. Seperti di Jalan Mawar Merah yang hingga kini belum dibangun taman sehingga pedagang kembali membuka lapak.

“Kami harus kembali mengeluarkan surat peringatan karena mereka kembali lagi memasang tenda di lahan umum yang sudah dibersihkan,” kata Panangaran Ritonga, Lurah Pondok Kopi, Kamis (23/4/2015).

Disebutkan, sejumlah tempat yang sudah ditertibkan dan dibersihkan dari pedagang atau pun lapak usaha.

Aparat kelurahan memberikan surat peringatan kepada pedagang yang kembali lagi ke lahan yang sudah ditertibkan.

Lahan fasilitas umum sudah dibersihkan dan ditertibkan, namun tidak diawasi. Akibatkan, lahan itu kembali lagi ditempati berdagang. Lahan seperti trotoar dan saluran air dilarang dijadikan tempat usaha.

Lahan yang sudah ditertibkan namun ditempati lagi pedagang di antaranya di Fly Over Pondok Kopi, Taman Interaktif KBT Jl. RS Sukamto, dan Jl Mawar Merah samping institut Budi Utomo.

“Selama Januari sampai Maret, ada 47 bangunan dan lapak pedagang yang kita bongkar,” kata Benediktus Lela, Kasatgas Pol PP Pondok Kopi.

Menurut Beny, tindakan peringatan merupakan persuasif agar pedagang membongkar sendiri lapaknya. Namun jika tidak diindahkan, maka anggotanya siap membongkar lagi.

Di sisi lain, baik Lurah maupun Beny mengharapkan instansi terkait segera merespon lahan fasos atau saluran yang sudah dibersihkan untuk ditindak lanjuti.

“Seperti segera dibuat taman atau pagar, sehingga tidak ditempati lagi pedagang,” katanya. (Nurdin)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!