Harga Minyak Meroket Dipicu Kebakaran Hutan di Kanada

138

redaksi.co.id – Harga Minyak Meroket Dipicu Kebakaran Hutan di Kanada

Harga minyak melonjak pada Kamis (Jumat pagi WIB) setelah api mengamuk di kota minyak Fort McMurray, Kanada mengganggu produksi minyak terutama yang mengalir ke Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, Jumat (6/5/2016), memburuknya kondisi kebakaran mendorong api bergerak ke timur laut Kota Alberta di jantung Kanada. Sekitar sepertiga dari kapasitas produksi minyak mentah harian Kanada telah terpotong dan beberapa pipa utama ditutup demi keamanan.

Harga minyak mentah berjangka sempat melonjak 5 persen sebelum keuntungan terkelupas penguatan dolar AS yang membuat minyak menjadi lebih mahal bagi pemegang euro dan mata uang lainnya.

Beberapa pedagang juga menilai melemahnya harga minyak juga dipicu meningkatnya cadangan minyak sebesar 1,35 juta-barel di Cushing, Oklahoma. Data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah total menyentuh rekor tertinggi di atas 543 juta barel pekan lalu.

Harga minyak Brent ditutup naik US$ 39 sen atau 0,9 persen menjadi US$ 45,01 per barel. Sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) naik US$ 54 sen atau 1,2 persen menjadi US$ 44,32 per barel.

Awal pekan ini, minyak kehilangan momentum kenaikan. Pada Senin dan Selasa, harga minyak mentah turun 6 persen karena para produsen utama di dalam dan di luar OPEC memompa produksi mendekati rekor tertinggi.

Meski begitu, beberapa analis mengatakan dampak dari kebakaran Kanada tidak dapat diremehkan.

Setidaknya 640.000 barel per hari (bph) dari kapasitas produksi sedang dipadamkan, menurut perhitungan Reuters.

Situasi ini jelas sangat serius. Sebab dari 4,5 juta barel per hari yang dihasilkan Kanada, sekitar3,4 juta masuk ke Amerika Serikat.

Pada hari Jumat, para pedagang mewaspadai untuk data pekerjaan AS untuk April, untuk menunjukkan kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Juni 2016. (Ndw/Gdn)

(red/isang/ima/ijaya/RBW)

loading...

Comments

comments!