Kebutuhan Lahan Bandara Kulon Progo Bakal Terbatas

155

redaksi.co.id – Kebutuhan Lahan Bandara Kulon Progo Bakal Terbatas

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memastikan Bandara Kulon Progotetap akan dibangun. Hanya saja kebutuhan lahannya akan dilakukan efisiensi. Hal ini terkait banyak penolakan yang dilakukan masyarakat sekitar.

Jonan menyampaikan hal itu usai hasil Rapat Terbatas dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) dan pejabat terkait lainnya.

“Tidak membuat pengadaan tanah itu besar-besar seperti Bandara Soekarno Hatta yang, tapi pengadaan tanah cukup yang diperlukan saja, karena bandara ini punya sistem bandara yang dekat dengan Adi Sumarmo Solo dan Adisucipto itu sendiri, jadi alternatif,” kata Jonan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Kebutuhan lahan ini akan didiskusikan di level pemerintah provinsi. Yang pasti dalam negosiasi akan melibatkan warga sekitar untuk rencana pengembangan Bandara Kulon Progo, Yogyakarta.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono Xmenambahkan, pihaknya saat ini tengah merampungkan hasil kesepakatan dengan warga sekitar mengenai proses ganti rugi terkait pembebasan lahan itu.

Sultan mengaku, keputusan ini merupakan bagian dari percepatan rencana pembangunan Bandara Kulon Progoyang diperintahkan Presiden Jokowi. Mengingat bandara Adi Sutjipto saat ini sudah menampung jumlah yang melebihi kapasitas sebenarnya.

“Kami sudah selesaikan appraisal, kita sudah umumkan 15 April kemarin, di mana nanti tanggal 14 Juni harus bisa diselesaikan musyawarah dengan masyarakatnya, jadi harga tanah per meternya berapa, nanti tunggu Juni itu,” ujar Sultan. (Yas/Ahm)

(red/ochman/rief/RA)

loading...

Comments

comments!