Reklame 'wanita emas' disegel karena tak bayar pajak, ini kata Ahok

redaksi.co.id - Reklame 'wanita emas' disegel karena tak bayar pajak, ini kata Ahok Sebuah papan reklame bergambar wajah Mischa Hasnaeni Moein atau yang akrab disebut 'wanita...

42 0

redaksi.co.id – Reklame 'wanita emas' disegel karena tak bayar pajak, ini kata Ahok

Sebuah papan reklame bergambar wajah Mischa Hasnaeni Moein atau yang akrab disebut ‘wanita emas’ yang ada di Jalan Warung Jati Barat, Buncit, Jakarta Selatan disegel Pemprov DKI.

Di reklame itu tertempel stiker berwarna merah bertuliskan ‘Reklame ini belum membayar pajak’.

Dalam reklame itu, ‘wanita emas’ tampak memaparkan program andalan agar warga memilihnya dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Adapun bunyinya adalah ‘Hj. Hasnaeni, SE, MM, Pro Rakyat, Mengubah Sampah Jadi Emas. Mengatasi Banjir 5 Tahun, Mengatasi Macet 1 tahun, KTP jitu. Wanita Emas’Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku belum mendengar secara langsung laporan penyegelan itu atau pun sebabnya.

Namun, jika penyebab penyegelan itu karena belum membayar pajak, Ahok yakin Hasnaeni akan mengurus pembayaran pajak reklame itu minggu ini.”Saya enggak tahu, cuma lihat di berita katanya orang pajak dia belum bayar, mungkin minggu ini mau dibayar. Ya semua boleh kalau bayar pajak,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (9/5).Saat disinggung apakah Ahok keberatan dengan reklame berbau promosi atau kampanye, dia mengaku tak keberatan dan akan menyerahkan pengawasan pada Bawaslu.

Sebab, tahapan kampanye Pilgub DKI baru dimulai tanggal 4 Oktober hingga 11 Februari 2017 atau sampai tiga hari sebelum pemungutan suara dilakukan.”Saya sih enggak keberatan, orang belum kampanye kok. Yang bilang kampanye boleh enggak boleh itu kan bukan saya, Bawaslu. Dia juga belum calon,” tegas Ahok.Baginya, dengan banyaknya pesaing yang memasang reklame, spanduk dan semacamnya akan menambah pemasukan untuk Pemprov DKI.

“Justru kalau semua orang mau pasang iklan bagus dong, penghasilan buat DKI,” pungkas mantan Bupati Belitung Timur ini.

(red/ahmat/dhy/urniawan/RAK)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!