Polisi Akhirnya Tangguhkan Penahanan Abraham Samad

185

MAKASSAR Redaksi.co.id – Setelah sempat dikabarkan kepolisian Sulselbar menahan Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif, Selasa (28/04/2015) malam, akhirnya polisi menangguhkan penahanannya sekitar pukul 23.30 Wita.

Kuasa hukumnya, Liliana Santosa mengatakan, polisi akhirnya menyodorkan penangguhan penahanan.

“Akhirnya kepolisian menyodorkan penangguhan penahanan,” kata Liliana kepada para wartawan di Polda Sulselbar, Selasa tengah malam.

Liliana mengatakan, tidak ada alasan bagi polisi untuk menahan kliennya. Abraham selalu bersikap kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Sebelumnya diketahui, polisi resmi menahan Abraham, Selasa sekitar pukul 20.00 Wita.

“Saudara AS ditahan karena ditakutkan melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulselbar Komisaris Besar (Kombes) Polisi Joko Hartanto saat menemui wartawan, Selasa malam itu.

Joko menambahkan, dengan penahanan Abraham, penyidik Polda Sulselbar segera melimpahkan berkas perkaranya ke kejaksaan.

Sementara itu, Abdul Kadir, pengacara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif, Abraham Samad, mengatakan bahwa saat kliennya diperiksa di ruang penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulselbar, penyidik menyodorkan dua surat kepada Abraham. Kedua surat tersebut adalah surat perintah penahanan dan surat perintah penangkapan. Namun, Abraham Samad menolak menandatangani kedua surat tersebut.

Selain itu, tim kuasa hukum yang mendampingi Abraham Samad juga tengah melobi aparat kepolisian agar tidak melakukan penahanan.

Sebelumnya diberitakan, Abraham Samad resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang tujuh jam. Abraham dituduh memalsukan dokumen kependudukan atas nama Feriany Lim tahun 2007 lalu, sebelum ia jadi Ketua KPK.

Diketahui, setelah Abraham Samad sempat ditahan, 5 Pimpinan KPK Sementara menjaminkan diri mereka untuk Abraham Samad, dan meminta kepolisian untuk tidak harus menahannya. Sebab, alasan penahanan antara lain adalah dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Namun, yang mana yang menjadi referensi kepolisian hingga memutuskan penangguhan penahanan, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti. Yang jelas, setelah penangguhan penahanan, Abraham Samadpun diketahui pulang ke rumahnya. (DANS/ Med)

loading...

Comments

comments!