Gara-gara Petisi Ini, Aturan Bersepatu High Heels Dihapus

redaksi.co.id - Gara-gara Petisi Ini, Aturan Bersepatu High Heels Dihapus Seorang pegawai bernama Nicola Thorp terpaksa dipecat karena menolak untuk mengenakan sepatu hak tinggi (high heels)...

24 0

redaksi.co.id – Gara-gara Petisi Ini, Aturan Bersepatu High Heels Dihapus

Seorang pegawai bernama Nicola Thorp terpaksa dipecat karena menolak untuk mengenakan sepatu hak tinggi (high heels) di perusahaan PwC. Perusahaan tersebut menuntut pegawainya, termasuk Nicola, untuk selalu memperhatikan penampilannya. Setelah mendapatkan perlakuan seperti itu, Nicola akhirnya membuat sebuah petisi menolak paksaan tersebut.

Petisi tersebut sudah ditandatangani oleh setidaknya lebih dari 110.000 orang dalam waktu kurang dari 48 jam. Nicola Thorp, 27 tahun, diterima sebagai resepsionis di kantor PwC, di London Pusat pada Desember lalu. Saat itu, ia datang dengan mengenakan sepata rata (flat shoes). Namun, perusahaan memintanya untuk mengenakan sepatu yang setidaknya memiliki hak setinggi 2-4 inchi. Nicola menolak permintaan perusahaan tersebut.

Akhirnya perusahan yang menerima dia sebagai resepsionis tersebut mengancam tidak akan memberikan gaji kalau tidak menaati peraturan. Petisi yang berjudul “Ilegalkan Perusahaan yang Memaksa Wanita Mengenakan Hak Tinggi” dibuat pada Selasa lalu. Hingga Kamis kemarin petisi meraih 110.000 tanda tangan. Mereka berharap pertisi tersebut ditanggapi oleh pemerintah.

“Di London masih dilegalkan perusahaan yang mensyaratkan pegawai wanitanya untuk mengenakan high heels, padahal itu belum tentu sesuai dengan kemauannya,” tulis petisi tersebut. “Peraturan yang mengatur penampilan sebaiknya diubah sehingga wanita bisa memilih sepatu yang ia inginkan saat bekerja. Gaya pakaian formal saat ini sangat kuno,” kata dia.

Portico, agensi tempat Nicola bekerja, mengatakan telah menandatangi panduan penampilan bagi karyawannya. Namun direktur manajemen, Simon Pratt mengatakan perusahaannya kini mengubah peraturan tersebut. “Semua pegawai wanita kini bisa memilih sepatu apapun yang mereka sukai,” kata dia. THE GUARDIAN | LARISSA HUDA

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!