Komras Desak Bupati Rembang Segera Penuhi Janji Urai Konflik Pelabuhan TJB

221

REMBANG Redaksi.co.id –Lantaran janji Bupati untuk menyelesaikan polemik pelabuhan dengan tim belum dilaksanakan, Pemerintah Kabupaten Rembang didesak harus segera mengurai dan menyelesaikan persoalan Pelabuhan Tanjung Bonang.

Terbentuknya tim khusus itu merupakan janji Bupati Rembang Abdul Hafidz yang disampaikan pada Rapat Koordinasi membahas Permohonan Izin Operasional Pelabuhan Rembang Terminal Sluke (Pelabuhan Tanjung Bonang) di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (9 April /2015). Selain itu, Pemkab Rembang memang harus ikut mengkaji persoalan pelabuhan Tanjung Bonang seiring berjalannya kegiatan Pansus DPRD.

Desakan itu disampaikan oleh Ketua Pusat Komunitas Rasional (Komras) Jawa Tengah, Djani, Jumat (1/52015).

Djani menjelaskan, tim Khusus Pelabuhan yang dijanjikan itu menunjukkan keseriusan Pemkab mengatasi persoalan ini dalam rangka menciptakan iklim investasi yang baik.

“Jangan menyerahkan sepenuhnya kepada pansus,” paparnya.

Lanjut Djani, Tim Khusus tersebut yang akan merumuskan bahan pertimbangan kepada Bupati Rembang berdasarkan hasil kajian sendiri, rekomendasi pansus dan hasil-hasil audit.

“Tim ini harus bekerja secara obyektif dilandasi kepentingan daerah dan negara,” tegas Djani.

Seperti telah dimuat di beberapa media pemberitaan, dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2015) lalu, Bupati Rembang Abdul Hafidz berjanji untuk segera menyelesaikan polemik terkait perizinan dan konflik pengelolaaan lahan pascareklamasi di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke atau Tanjung Bonang. Dalam rapat tersebut Bupati menyatakan akan membentuk tim gabungan khusus untuk mengurai persoalan pelabuhan. Segala persoalan baik perizinan maupun investor ditargetkan selesai akhir bulan April 2015. (Hasan)

loading...

Comments

comments!