Rossi Menanti Rekan Barunya di Yamaha

88

redaksi.co.id – Rossi Menanti Rekan Barunya di Yamaha

Setelah Jorge Lorenzo dipastikan hijrah ke Ducati mulai musim depan, Valentino Rossi kini menanti kepastian siapa yang akan menjadi rekan barunya di Yamaha.

Sejumlah nama mengapung ke permukaan, mulai dari Dani Pedrosa, Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, serta Maverick Vinales. Dari empat nama itu, Pedrosa dan Vinales disebut-sebut sebagai calon terkuat.

Untuk Vinales, dengan usianya yang baru 21 tahun, ia disebut merupakan kandidat terbaik bagi Yamaha, meskipun Movistar yang merupakan sponsor utama tim pabrikan asal Jepang itu, disebut terus mendorong nama Pedrosa.

Akhir pekan lalu saat Vinales meraih podium ketiga di belakang Lorenzo dan Rossi di balapan GP Perancis di Sirkuit Le Mans, bos Yamaha, Lin Jarvis sempat keceplosan menyebut rider asal Spanyol itu sudah resmi menjadi bagian dari tim Garpu Tala. “Untuk pertama kalinya kami bisa dapat tiga podium sekaligus,” ucap Jarvis dikutip Marca.

Maksud dari pria asal Inggris itu adalah Yamaha meraih tiga podium berkat duet Lorenzo dan Rossi, dan satu lagi dari Vinales yang dianggap sudah resmi menerima pinangannya.

Jarvis belakangan memang gencar merayu Vinales agar mau bergabung ke Yamaha musim depan. Namun Rossi yang akan menjadi pebalap utama Yamaha pada musim depan, mengaku tak tahu menahu tentang pergerakan timnya memburu pebalap Suzuki tersebut. Begitu pula dengan rumor yang menyebutkan Pedrosa yang akan menjadi pendampingnya.

Rossi sendiri tak mempermasalahkan siapa yang akan menjadi tandemnya musim depan. Saya tak tahu siapa yang lebih saya sukai, buat saya keduanya sama saja. Keduanya pebalap berbeda. Pedrosa pebalap yang tangguh dan sangat cepat, dan itu sudah ditunjukannya, meski ia sudah sedikit tua, kata Rossi.

Vinales juga punya bakat luar biasa, tapi dia tak punya banyak pengalaman karena masih muda. Tapi buat saya itu tak membuat banyak perbedaan. Saya berhubungan baik dengan Vinales dan Pedrosa, katanya.

Namun khusus untuk Vinales, kata Rossi, bila ia berada di posisi pebalap asal Spanyol itu, maka ia akan memilih bertahan bersama Suzuki ketimbang pindah ke Yamaha, untuk mencetak prestasi yang lebih spektakuler. “Saya tak tahu apapun tentang kontrak atau tawaran finansial yang ada. Tak ada hal yang saya khawatirkan tentang calon rekan setim saya.”

“Namun bila berada di situasi yang dihadapi Maverick, saya rasa mungkin saya memilih bertahan di Suzuki untuk perjalanan yang lebih romantis,” ucap Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Ada alasan besar bagi Rossi mengapa dirinya bakal tetap bertahan di Suzuki bila ada di posisi Vinales saat ini. “Vinales bisa jadi idola bagi Suzuki seperti halnya Kevin Schwantz yang sukses jadi juara dunia bersama Suzuki,” kata Rossi.

Vinales sendiri belum memberi keputusan apakah menerima atau menolak tawaran Yamaha. Namun ia menegaskan sudah semakin menemui titik terang untuk menentukan masa depannya. “Menentukan keputusan merupakan hal yang sulit. Namun setiap hari segalanya lebih jelas dan saya akan segera mengumumkannya,” ucap sang pebalap pada Motorsport.

“Jujur, saya tidak terlalu memikirkan seperti apa masa depan saya nanti. Saya tak bisa memikirkan hal tersebut setelah balapan usai. Saya harus berpikir ketika berada di rumah. Saya perlu waktu untuk menentukan segalanya. Sulit untuk konsentrasi 100%. Jika bisa, saya akan langsung mengambil keputusan tersebut,” jelasnya usai melakoni balapan di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu (8/5).

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!