Pintu Koalisi Dibuka, Demokrat Restui Harno Maju Bupati

REMBANG Redaksi.co.id – Partai Demokrat Rembang menyatakan merestui langkah Harno menjadi calon bupati dari partai Demokrat Rembang. Hal itu terungkap pada acara silaturahmi dan jumpa pers penjaringan...

11 0

REMBANG Redaksi.co.id – Partai Demokrat Rembang menyatakan merestui langkah Harno menjadi calon bupati dari partai Demokrat Rembang. Hal itu terungkap pada acara silaturahmi dan jumpa pers penjaringan calon bupati Rembang Partai Demokrat di kantor DPC Rembang, Desa Magersari, Kecamatan Rembang. Senin (4 Mei 2015).

Meski mendapat dukungan penuh, Harno yang saat ini menjabat ketua Komisi B DPRD Rembang tak tampak hadir pada acara tersebut. Selain Harno yang menjadi ketua PAC Pamotan, Islahudin ketua PAC Kragan, juga tak nampak hadir, begitu pula Sunarto. Padahal, hampir seluruh PAC demokrat rembang nampak hadir,begitu pula Plt Ketua Demokrat Rembang, Gunasih.Ketua Desk Pilkada Demokrat Rembang, Charis Kurniawan,mengaku semua kader diundang dalam rapat DPC. Tetapi dia tak tau pasti kenapa kader demokrat yang berhasrat maju pada pilkada rembang tersebut absen rapat.

Saya kurang tau alasanya. Mungkin keluar kota, sepertipak Isalhudin yang pergi ke Malang,terangnya, sembari menegaskan jika ketidakhadiran sejumlah kader itu bukan berarti ada perpecahan di internal partai.

Belakangan dikonfirmasi, Harno tengah rapat bulanan Koperasi miliknya. Sementara Sunarto mengikuti rapat di Polres Rembang. Harno pun memastikan ketidakhadirinya pada rapat di DPC karena ada persoalan di internal.

Tidak (ada masalah), saya ada rapat bulanan di koperasi, terang Harno sembari akan mencari hari baik untuk mendaftarkan diri pada penyaringan demokrat.

Charis Kurniawan menyebutkan, Demokrat Rembang bakal membuka penyaringan bupati secara terbuka dimulai pada Rabu (6/5).

Penyaringan calon bupati akan kita gelar secara terbuka, baik dari parpol non parpol. Mereka kita beri kesempatan mulai tanggal 6-10 untuk mengambil formulir pendaftaran, pengambilan formulir bisa diwakilkan. Namun, untuk penyerahan formulir harus calon yang bersangkutan langsung. Penyerahan formulir kita batasi tanggal 15 Mei, terangnya.

Dia menegaskan, meski di penyerahan formulir pendaftaran di batasi tanggal 15 Mei, namun jika ada calon lain atau rekomendasi calon lain masih akan diperbolehkan.

Pembatasan ini hanya untuk efektifitas kerja kita saja, untuk itu jika ada pendaftaran lagi tetap akan kita terima, jadi ini tak jadi polemik. Sebab tidak ada aturan mengikat, yang pasti nama-nama para calon yang mendaftar ini semuanya sudah masuk ke DPP pada tanggal 1 Juni untuk di fit and properties, terangnya.

Secara khusus, pencalonan Harno yang berhasrat besar maju pada Pilkada mendatang, Charis menegaskan kader partai akan tetap menjadi prioritas. Namun demikian, semuanya akan ditentukan DPP.Tentu didasarkan pada hasil survey dan fit and properties dari DPP. DPC hanya sebatas mengajukan nama-nama, untuk hasil semunya akan di tentukan DPP, tegasnya.

Disinggung soal teman Koalisi, Charis mengkau semua partai berpeluang menjadi teman koalisi partainya. Bahkan Charis yang juga sekjen partai Demokrat rembang itu pun mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai seperti PPP, PDI, Golkar juga Gerindra, namun partai-partai tersbut belum dinilai ke arah serius.

Dia pun mengaku kemungkinan kembali berkoalisi dengan PPP pun masih sangat besar. Menurutnya, dengan berkoalisi dengan PPP, partainya akan kian aman pada pilkada mendatang karena di Demokrat ada delapan kursi sementara PPP mengantongi 10 kursi.

Kita akan sangat aman jika berkoalisi dengan PPP karena akan mengantongi 18 kursi. Namun, demikian kami tidak mau membatasi dulu atau menutup diri untuk menjalani komunikasi dengan partai-partai lain, apalagi PPP juga belum jelas, ungkapnya.

Disinggung soal koalisi dengan PKS yang mengantongi satu kursi, Charis mengaku belum ada komunikasi yang serius, meski belakangan PKS santer bakal menjadi pelengkap Demokrat yang hanya kurang satu kursi untuk bisa mengusung calonnya sendiri.

Komunikasi sudah, termasuk dengan semua partai, tetapi belum mengarah ke serius, terangnya.

Charis menambahkan, untuk tim seleksi penyaringan bupati dari Demokrat terdiri dari enam orang tim, masing-masing dari DPP dua orang, DPD dua orang dan DPC dua orang.

Untuk DPC saya (Charis Kurniawan) dan Mas Gunasih, katanya. (K Widianto/Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!