Sulitnya Merelokasi PKL di Jl. M. Yamin Bekasi, Pasca Penertiban

BEKASI Redaksi.co.id - Penertiban ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl. M. Yamin, Pasar Baru, Bekasi Timur, belum membuahkan hasil.Pengelola Pasar Baru Bekasi mengaku kesulitan merelokasi...

34 0

BEKASI Redaksi.co.id – Penertiban ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl. M. Yamin, Pasar Baru, Bekasi Timur, belum membuahkan hasil.

Pengelola Pasar Baru Bekasi mengaku kesulitan merelokasi para PKL ke kios blok 2.
Pasalnya, para PKL kembali membuka lapaknya di Jl. M. Yamin, bahkan sampai diparkiran gedung Pasar Baru.

Kepala UPTD Pasar Baru Bekasi, Nadih mengatakan, pihaknya belum sepenuhnya mampu merelokasi para PKL ke blok 2 atau bangunan lama.

Menurutnya, para PKL menolak dipindahkan dengan alasan fasilitas di blok 2 seperti penerangan yang belum memadai.

“Jadi selain alasan klasik, mereka ini kan mayoritas pedagang sayur-mayur yang berjualan sekitar 5 jam. Selebihnya kalau tidak terjual menjadi sampah. Ini yang menjadi kesulitan kita,” kata Nadih kepada Redaksi.co.id, Rabu (06/05/2015).

Nadih menjelaskan, penyelesaian masalah yang membutuhkan semua pihak, diakuinya tidak akan selesai kalau hanya sepihak yang bergerak membantu merelokasi para PKL.

“Coba dibanyangin, kita aja terjunin sekitar delapan petugas keamanan, sedangkan pedagang kan ratusan. Kita pasti kalah. Karena ini masalahnya, awalnya saja mau direlokasi tapi selanjutnya pedagang berjualan lagi di Jl. M. Yamin. Belum lagi petugas keamanan yang dikerahkan dari pihak ketiga atau manajer operasional yang dipegang oleh PT. Bangun Prima Kencana (BPK), itu sangat minim,” jelas Nadih.

Nadih cukup geram dengan sikap PKL, yang kelihatannya menolak untuk direlokasi.

Ia menegaskan, agar PT. BPK juga bergerak bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan PKL.
Pedagang yang menempati blok 2 selama tiga bulan pertama, akan digratiskan namun selebihnya dikenakan biaya. (Agus S)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!