Bos Biro Jasa STNK Dirampok di Bekasi, Uang Tunai 25 Juta Raib

197

BEKASI Redaksi.co.id – Nasib naas menimpa Muhammad Ridwan, pengusaha Biro Jasa STNK. Uang puluhan juta miliknya raib dirampas perampok yang menggunakan kapak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (05/05/2015), petang hari.

Sebelum dirampok, korban usai mengambil uang dari Bank BCA di Pondok Kelapa Jakarta Timur menaiki mobil Nissan miliknya dengan nomer polisi B 11 NA.

Dalam perjalananya, korban dikagetkan oleh teriakan pengendara sepeda motor yang mengatakan ban belakang sebelah kiri mobilnya kempes.

Mendapat peringatan tersebut, korban yang tidak percaya lantas mengacuhkan teriakan pengendara sepeda motor tersebut.

Namun, tidak beberapa lama kemudian pengendara sepeda motor kembali mengingatkan korban bahwa ban kiri bagian belakang mobilnya kempes.

Alhasil untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, lalu korban mencari tempat ramai tepatnya di Jl. KH. Noer Alie, Pasar Sumber Arta, Kelurahan Jaka Sampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

Saat tengah memastikan kondisi ban belakang sebelah kiri, tiba-tiba terdengar suara pecahan kaca dari sisi sebelah kanan mobilnya, mengetahui kaca mobilnya dipecah, korban kemudian berlari ke arah ruang kemudi dan terkejut melihat kawanan pencuri tersebut sudah mengambil sebuah tas miliknya yang berisi uang tunai.

Selain uang tunai, pelaku juga berhasil membawa kabur 10 BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), 10 faktur kendaraan, dan 7 STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) milik kliennya.

“Saat kejadian itu korban baru saja mengambil uang di Bank BCA, tiba-tiba saat mobil melaju, dari arah Bekasi ada tiga orang dengan dua motor berteriak ban kempes ban kempes, karena korban panik, ia keluar mobil, dan di situlah perampok melaksanakan aksinya,” ujar Badar rekan korban.

Akibat perampokan itu, korban yang merupakan Warga Kali Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara, harus kehilangan uang tunai Rp. 25 juta, berkas-berkas kendaraan dan akte jual beli yang disimpan korban dalam satu tas. Belum lagi mobil Nissan milik korban yang bernomor polisi B 11 NA, kaca depan sebelah kanan pecah. Total kerugian yang dialami korban hingga Rp. 40 juta dan kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Bekasi Kota. (Agus S)

loading...

Comments

comments!